Jadi Temuan BPK RI, Begini Kondisi Jalan Pembuni-Bronjong Bernilai Miliaran Rupiah di Parigi Moutong

Jadi Temuan BPK RI, Begini Kondisi Jalan Pembuni-Bronjong Bernilai Miliaran Rupiah di Parigi Moutong
Tampak kondisi salah satu bagian jalan Pembuni-Bronjong di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang rusak hingga menimbulkan kesan dikerjakan asal-asalan, Rabu, 17 Juli 2024. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Hasil pekerjaan peningkatan ruas jalan Pembuni-Bronjong yang menelan anggaran senilai Rp7.143.000.928 di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terkesan dikerjakan asal-asalan.

Wajar jika proyek peningkatan jalan bernilai miliaran tersebut menjadi temuan dalam LHP Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

BACA JUGA: Dugaan Gagal Konstruksi 3 Titik Pekerjaan Peningkatan Jalan di Parigi Moutong Senilai Miliaran Hingga Temuan BPK

Pasalnya, proyek peningkatan ruas jalan di 2023, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong melalui rekanannya terlihat mulai rusak.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, kondisi kerusakan jalan Pembuni-Bronjong terlihat jelas. Proses pekerjaannya diduga gagal konstruksi. Bahkan disinyalir gagal perencanaan.

Tampak kondisi talud di salah satu bagian jalan Pembuni-Bronjong di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang telah rusak. Kerusakan semacam itu terjadi dibeberapa titik, Rabu, 17 Juli 2024. (Foto: Istimewa)

Seharusnya, pekerjaan proyek peningkatan jalan tersebut sejak awal dihentikan, karena tidak sesuai spek. Wajar saja, menimbulkan kesan pembiaraan oleh Dinas PUPRP Parigi Moutong pada saat proses pengerjaan.

BACA JUGA:  Tragis! Bocah 5 Tahun yang Hilang di Banggai Laut Ditemukan Tak Bernyawa

BACA JUGA: Asal-asalan Pekerjaan Peningkatan Ruas Jalan dan Talud Jalur Dua GOR Parigi Moutong

Dilihat dari sisi kerusakan, jalan Pembuni-Bronjong meliputi sejumlah aspek. Mulai dari kondisi jalan yang terdapat retakan hingga mengakibatkan kerusakan. Kondisi itu disinyalir akibat pemadatan yang tidak memenuhi syarat.

Pada bagian jalan terjadi pengausan atau Polished Aggregate akibat material yang tidak tahan aus terhadap roda kendaraan.

Tidak hanya itu, pada sejumlah titik ruas jalan Pembuni-Bronjong juga terjadi pengelupasan pada lapisan permukaan. Diduga akibat kurangnya ikatan antar lapisan permukaan dan lapisan bagian bawah atau kemungkinan lainnya lapisan permukaan jalan yang terlalu tipis.

Ada pula kerusakan tanpa retak yang disebabkan adanya pengembangan tanah dasar ekspansif. Kuat dugaan, ada manipulasi yang terjadi pada saat pemeriksaan laboratorium. Sehingga, pekerjaan proyek amburadul tersebut diloloskan hingga pembayaran 100 persen.

BACA JUGA:  Diuji 8 Isu Penting oleh DPD RI, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur untuk Semua

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Bidang Bina Marga di Dinas PUPRP Parigi Moutong Wayan Mudana, belum bisa ditemui pada Rabu, 17 Juli 2024.

Kepala Bidang Bina Marga di Dinas PUPRP Parigi Moutong ini sedang tidak berada di kantornya, karena sedang menjalankan ibadah.

Sedangkan pihak kontraktor proyek peningkatan jalan Pembuni-Bronjong di Kecamatan Moutong, Iskam Lasarika yang coba dihubungi via WhatsApp tidak memberikan tanggapannya hingga berita ini tayang.

Laporan : Roy L. Mardani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *