JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Desa Matolele, tepatnya di kawasan Bukit Sanjubi, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu malam, 25 Maret 2026, sekitar pukul 18.00 WITA.
Berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong pada pukul 18.50 WITA, hasil kaji cepat di lapangan menunjukkan luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare.
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pengunjung di kawasan Puncak Sanjubi yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di daerah tersebut.
Meski demikian, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada permukiman warga. Tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan langsung melakukan penanganan dengan berkoordinasi bersama aparat desa dan lintas sektor, serta melakukan assessment di lokasi.
Proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan tangki semprot hingga api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam.
Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan meliputi tim Pemadam Kebakaran, TRC BPBD Parigi Moutong, Polres setempat, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), aparat desa dibantu warga.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian karhutla di Kabupaten Parigi Moutong sepanjang Januari hingga 26 Maret 2026. Tercatat sebanyak 36 kejadian dengan total luas lahan terdampak mencapai sekitar 216,4 hektare.
BPBD Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah perbukitan dan lahan kering. Selain itu, tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya karhutla.
Laporan : Multazam











