JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Agenda reses Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, di Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Jum’at malam, 24 April 2026, berubah menjadi ajang “bongkar” berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor pertanian hingga kelautan.
Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, aparat keamanan, kepala desa, serta tokoh masyarakat, warga secara terbuka menyampaikan beragam keluhan dan kebutuhan mendesak di wilayah Kasimbar dan Toribulu.
Permasalahan infrastruktur menjadi sorotan utama. Warga, khususnya dari Desa Pinotu, mendesak percepatan pengaspalan jalan dan pembangunan rabat beton guna menunjang aktivitas ekonomi.
Selain itu, persoalan air bersih akibat penurunan debit, serta perbaikan jaringan listrik di sejumlah desa turut disuarakan.
Di sektor pertanian, warga mengusulkan bantuan bibit durian unggul, kakao varietas Ron 45, ketersediaan pupuk bersubsidi, hingga pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sementara warga pesisir meminta perhatian terhadap pemberdayaan nelayan agar mampu mengelola hasil laut secara lebih modern dan bernilai ekonomi tinggi.
Tidak hanya itu, sektor pendidikan dan sosial juga mencuat. Warga mendorong rehabilitasi gedung sekolah dan puskesmas pembantu (pustu), pengadaan fasilitas untuk madrasah, serta dukungan terhadap lembaga pendidikan swasta.
Kaum muda pun berharap adanya peluang kerja dan perhatian terhadap kegiatan olahraga seperti sepak takraw.
Isu narkoba turut menjadi perhatian serius dalam dialog tersebut. Warga menginginkan penanganan lebih tegas dengan melibatkan sinergi antara aparat penegak hukum dan hukum adat setempat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Sayutin Budianto menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh usulan agar dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah.
Ia menyebut, sejumlah aspirasi telah masuk dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Semua aspirasi masyarakat telah kami catat sebagai prioritas, mulai dari ketahanan pangan, infrastruktur, pendidikan, hingga persoalan narkoba. Kami akan memastikan intervensi pemerintah tepat sasaran dengan mengawal usulan yang sudah masuk dalam SIPD dan RKPD,” ujarnya.
Ia pun mensosialisasikan sejumlah program pemerintah, seperti layanan kesehatan gratis melalui “Berani Sehat” dan program pendidikan “Berani Cerdas”.
“Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga di Parigi Moutong,” tandasnya.
Laporan : Multazam










