JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Program Siap Melayani Sepenuh Hati Bidang Kesehatan (SIMPATIK) yang tengah dirancang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, merupakan salah satu upaya perbaikan layanan di seluruh puskesmas.
Menurut Kepala Dinkes Parigi Moutong Darlin, untuk tahap awal pelaksanaannya, yaitu penerapan keramahan dan kecepatan dalam layanan. Di mana, seluruh petugas di setiap puskesmas wajib menyambut warga dengan gestur yang ramah dan senyum.
Kemudian, memberikan informasi alur layanan kesehatan yang akan dijalani setiap warga, yang datang berkunjung ke puskesmas. Tujuannya, agar warga paham dan tidak menunggu terlalu lama.
“Pada saat menyambut warga yang datang ke puskesmas, perawat atau petugas bisa menggunakan bahasa daerah. Bila perlu diharuskan berbahasa daerah jika petugasnya dan warga yang datang paham dengan bahasa daerah yang digunakan. Supaya ada interaksi dan kedekatan emosianal antara petugas dan warga,” ujar Darlin di Parigi, Kamis, 30 April 2026.
Sedangkan tahap kedua, kata dia, akan menyediakan layanan berbasis welcome drink dan musik terapi bagi ibu hamil yang datang ke puskesmas.
Lain halnya dengan tahap ketiga, pihaknya akan melakukan komparasi atau perbandingan SPM dan penyediaan video atau visual alur layanan kesehatan bagi ibu hamil menggunakan bahasa daerah.
“Kami masih merancang, apakah video alur layanan kesehatan bagi ibu hamil itu, nantinya menggunakan aktor warga lokal yang paham dengan bahasa daerah setempat di setiap puskesmas. Itu masih wacana. Tapi akan kami coba tahun ini,” katanya.
Dikatakannya, hal tersebut sebagai upaya merubah informasi agar lebih dekat dengan warga menggunakan bahasa daerah terkait bagaimana dan seperti apa yang harus dilakukan seorang ibu hamil. Tentunya harus disertai dengan teks bahasa indonesia.
Menurutnya, masih banyak informasi terkait layanan kesehatan yang dinilainya tidak sampai kepada warga karena persoalan bahasa yang digunakan.
“Kami hanya berupaya merubah metodologi layanan kesehatan di puskesmas agar warga tidak kesulitan mendapatkan informasi,” pungkas Darlin.
Laporan : Multazam









