Karnaval Hardiknas Parigi Moutong Memukau, Kreativitas Anak PAUD Memukau

Karnaval Hardiknas Parigi Moutong Memukau, Kreativitas Anak PAUD Memukau
Bunda PAUD Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, saat melepas pawai karnaval Hardiknas, Jum'at, 1 Mei 2026. (Foto: Dok Diskominfo Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Kreativitas dan keceriaan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memukau masyarakat dalam Pawai Karnaval Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Toraranga, Parigi, Jum’at, 1 April 2026.

Meski sempat diguyur hujan, para peserta tetap tampil penuh semangat dengan beragam kostum tematik yang menarik perhatian warga.

Kegiatan tersebut dibuka dan dilepas langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, yang turut memberikan dukungan kepada para peserta.

Sebanyak 59 kontingen dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Parigi ambil bagian dalam pawai. Rute dimulai dari Lapangan Toraranga, melintasi Rumah Jabatan Bupati (Rujab) dan kawasan Dekranasda, hingga berakhir di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

BACA JUGA:  Gebyar PAUD di Parigi Moutong Dihadiri Ribuan Peserta

Panitia pelaksana, Ince Susanti, menjelaskan penilaian karnaval tahun ini menitikberatkan pada keselarasan tema Hardiknas dengan atribut yang digunakan peserta.

“Penilaian meliputi tema pendidikan, kostum dan atribut, kreativitas, kekompakan, serta ketertiban. Kesesuaian antara tema dan penampilan menjadi poin utama,” ujarnya.

Dikatakannya, totalitas peserta dalam menampilkan tema menjadi faktor penting dalam penilaian pawai karnaval Hardiknas.

“Di samping itu, kekompakan dan kedisiplinan selama pawai berlangsung juga menjadi pendukung,” katanya.

Sementara itu, Hestiwati Nanga mengaku sangat mengapresiasi semangat para guru dan orang tua yang tetap mendampingi anak-anak di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

“Pawai ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menumbuhkan kepercayaan diri sejak dini. Melalui kreativitas yang ditampilkan, mereka juga belajar mencintai budaya dan tanah air,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Jadi Penopang Logistik IKN, Pemda Parimo Terus Mempersiapkan Diri

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *