JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Banjir yang terus berulang dan kerusakan infrastruktur jalan menjadi keluhan utama warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, saat kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Mastulah, Rabu malam, 5 Agustus 2026.
Warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret karena banjir tahunan disebut telah merendam lebih dari 50 rumah, sementara akses jalan yang rusak menghambat aktivitas masyarakat.
Untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat terdokumentasi secara lengkap, tim Sekretariat DPRD tidak hanya membuka sesi dialog. Tetapi, juga membagikan formulir aspirasi kepada warga.
Melalui formulir tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan secara tertulis.
Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi pembangunan infrastruktur, Mastulah menerima berbagai usulan yang didominasi persoalan jalan dan pengendalian banjir.
Salah satu aspirasi prioritas adalah pembangunan dan peningkatan Jalan Poros Wanamukti-Palapi yang menjadi jalur penghubung penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Selain itu, warga Dusun 2 mengusulkan perbaikan jalan lingkungan desa dan sistem drainase yang dinilai sudah tidak lagi mampu mengantisipasi tingginya debit air saat musim hujan.
Persoalan yang paling mendesak adalah kondisi sungai di Dusun 2 yang membutuhkan normalisasi. Warga menyampaikan buruknya aliran sungai menyebabkan banjir hampir setiap tahun hingga merendam lebih dari 50 rumah. Sehingga, mengganggu aktivitas dan mengancam keselamatan masyarakat.
Tidak hanya menyampaikan persoalan infrastruktur, warga juga mengusulkan pembangunan Masjid Gunung Sari, perbaikan plafon masjid, pemasangan paving block di halaman masjid, pengadaan alat permainan edukatif untuk PAUD, meja dan kursi bagi SD Inpres Gunung Sari, serta tandon penampung air bersih untuk musala desa.
Di bidang pemberdayaan masyarakat, aspirasi yang disampaikan meliputi bantuan karpet, kipas angin, dan perangkat sound system untuk kegiatan pengajian yasinan ibu-ibu.
Remaja Islam Masjid (Risma) juga mengusulkan bantuan seragam, sementara kalangan pemuda meminta pengadaan tiang gawang dan net voli sebagai sarana pembinaan olahraga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Mastulah menegaskan akan mengawal usulan yang berkaitan dengan pembangunan fisik, terutama peningkatan Jalan Poros Wanamukti-Palapi, normalisasi sungai, serta perbaikan jalan di Dusun 2 agar menjadi prioritas dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Usulan di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat akan dipetakan melalui program bantuan kemasyarakatan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Seluruh aspirasi yang disampaikan warga, kata dia, baik secara lisan maupun melalui formulir tertulis, telah didokumentasikan oleh tim Sekretariat DPRD Kabupaten Parigi Moutong.
“Aspirasi itu akan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD sebagai bahan dalam penyusunan program dan penganggaran pembangunan daerah,” pungkasnya.
Laporan : Multazam











