JURNAL LENTERA – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), H. Badrun Nggai, SE, berharap Taman Baca Masyarakat atau TBM menjadi sarana pembelajaran bahasa Suku Kaili.
“Saya sangat berharap kedepannya anak-anak kita bukan hanya pandai berbahasa Indonesia, setidaknya harus tahu juga berbahasa daerah, khususnya bahasa Suku Kaili,” ujar Wabup Badrun, dalam sambutannya pada kegiatan pencanangan Kampung Literasi Pelawa yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Parigi Tengah, Jum’at, 29 Oktober 2021.
Tidak hanya itu, Wabup Badrun, juga berharap dengan adanya Kampung Literasi Pelawa yang diselenggarakan oleh TBM Sou Mpelava dapat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo dalam upaya menekan peredaran narkoba melalui rangkaian kegiatan positifnya.
Dia juga berharap, TBM Sou Mpelava dapat menjadi alternatif bagi para pemuda untuk menghindari maraknya peredaran narkoba.
“Sebagai Pemda, kami memberikan dukungan kepada TBM Sou Mpelava atas pencanangan Kampung Literasi di Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah,” ucap Wabup Badrun.
Dia mengatakan, Kabupaten Parimo merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tengah dengan angka peredaran narkoba tertinggi.
Para pengguna narkoba, kata dia, didominasi oleh kalangan pemuda yang merupakan penerus bangsa.
Sehingga, harus ada langkah-langkah konkret untuk memerangi peredaran narkoba.
“Kampung Literasi ini, juga menjadi salah satu ikhtiar kecil dilevel daerah yang harus terjangkau, agar mudah di operasionalkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan praktis,” kata dia.
Dia menambahkan, melalui Kampung Literasi Pelawa, masyarakat diberikan kemudahan layanan informasi.
“Selain itu, juga harus menjadi akses masyarakat dalam mendapatkan dan menambah pengetahuan,” pungkasnya.
Laporan : Roy Lasakka










