Ragam  

Rumah Rusak Akibat Banjir di Torue Akan Ditangani Pemprov

Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura saat meninjau langsung kondisi Desa Torue pasca terjadinya banjir, Selasa, 2 Agustus 2022. (Foto: Arki Arianggara Gaib)

JURNAL LENTERA, PARIMO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan menangani perbaikan rumah rusak akibat banjir bandang yang terjadi di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura saat mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau secara langsung kondisi pasca banjir di Desa Torue, Selasa, 2 Agustus 2022.

Rusdy Mastura berjanji akan menangani rumah warga yang rusak maupun hilang akibat terseret banjir.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak Presiden yang sangat cepat menangani banjir di Kabupaten Parimo. Olehnya, kami selaku Pemprov Sulteng ingin berperan, membantu warga yang terdampak banjir di Desa Torue,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan rumah rusak maupun hilang akibat terseret banjir akan ditangani dengan menggunakan anggaran tanggap darurat bencana Pemprov Sulteng.

BACA JUGA:  Peran Optimal APBN, Sri Mulyani: Sebagai Shock Absorber

“Penanganannya menggunakan dana tanggap darurat bencana Pemprov Sulteng,” tandasnya.

BACA JUGA: Penjelasan Menteri PUPR soal Penanganan Banjir Torue

Diketahui, berdasarkan data sementara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parimo, sebanyak 16 unit rumah warga di Dusun II, Desa Torue rusak akibat banjir yang terjadi pada Kamis malam, 28 Juli 2022.
Kemudian, 11 unit rumah warga lainnya di Dusun II dalam kondisi rusak parah. Warga yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan juga harus kehilangan sejumlah alat tangkap ikan dan perahu. Sehingga, total kerugian akibat bencana banjir mulai dari Rp 350 juta-Rp 120 juta per Kepala Keluarga (KK).

BPBD Parimo juga mencatat jumlah sementara warga yang mengungsi saat ini kurang lebih 336 KK dari 472 KK atau 1.459 jiwa.
Dari 1.459 jiwa tersebut, sebanyak 167 adalah Lansia, 159 jiwa balita, dan 26 jiwa ibu hamil.

BACA JUGA:  Satu Korban Hilang Terseret Arus Sungai di Sigi Ditemukan

BACA JUGA: Menteri PUPR Tinjau Penanganan Longsor di Jalur Palu-Parigi

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *