Bocah 10 Tahun Terseret Arus di Perairan Buol

Bocah 10 Tahun Terseret Arus di Perairan Buol
Tim rescue Unit Siaga SAR Tolitoli saat akan menuju lokasi hilangnya bocah 10 tahun di perairan Dusun Tanjung, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sabtu, 15 Februari 2025. (Foto: Dok Humas KPP Palu)

JURNAL LENTERA, BUOL Seorang bocah, Nipa Botutihe (10 tahun) dilaporkan terseret arus laut di perairan Dusun Tanjung, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sabtu, 15 Februari 2025, pukul 16.45 WITA. Korban merupakan warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Buol, Kecamatan Biau.

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, kejadian bermula saat korban tengah mandi di pantai bersama empat temannya.

BACA JUGA: KM Fitri 09 Tenggelam di Selat Makassar, Seluruh Penumpang Berhasil Diselamatkan

Ketika asyik bermain air, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut. Tiga teman korban berhasil selamat, namun Nipa masih dalam pencarian.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun hingga kini korban belum ditemukan.

BACA JUGA:  Menpar Serukan Audit Menyeluruh Terkait Tragedi Kapal Wisata yang Menewaskan 7 Penumpang

BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Temukan Korban Serangan Buaya di Morowali Utara

Menanggapi kejadian tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli dikerahkan ke lokasi kejadian. Sebanyak empat personel diberangkatkan dengan estimasi tiba di Dusun Tanjung pada Ahad, 16 Februari 2025, pukul 00.35 WITA, setelah menempuh perjalanan selama lima jam.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Unit Siaga SAR Tolitoli, BPBD, Pemerintah Desa (Pemdes) dibantu masyarakat setempat.

Tim penyelamat juga membawa sejumlah peralatan, di antaranya satu unit rescue car double cabin, perahu karet, serta peralatan pendukung lainnya.

Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

BACA JUGA:  Setelah Argentina Diprotes ke FIFA, Giliran Gibraltar Adukan Spanyol ke UEFA

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *