Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah 10 Tahun yang Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan dibantu warga saat mengevakuasi korban usai ditemukan, Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: Dok KPP Palu)

JURNAL LENTERA, BUOL – Seorang bocah, Mujahid (10 tahun) yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan, Sabtu, 7 Februari 2026. Korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar tiga jam setelah pencarian dilanjutkan pada pagi hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan tim SAR gabungan mulai melanjutkan operasi pencarian sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu karet, sementara SRU 2 menggunakan perahu milik nelayan setempat.

BACA JUGA: Basarnas Pastikan Identifikasi Korban Pesawat Jatuh Dilakukan Sesuai Prosedur

BACA JUGA:  Arsenal dan Sociedad Capai Kata Sepakat, Mikel Merino Merapat

Sekitar pukul 10.05 WITA, SRU 2 berhasil menemukan korban pada koordinat 1°10’23.2″N 121°25’39.5″E, atau sekitar 0,51 mil laut ke arah selatan dari lokasi kejadian awal.

BACA JUGA: Basarnas Palu Kirim Personel Bantu Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah keluarga untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, kata dia, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur SAR terlibat, di antaranya Tim Rescue USS Tolitoli, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Buol, pemerintah desa, serta nelayan setempat.

Peralatan yang digunakan meliputi rescue car, perahu karet, peralatan water rescue, alat komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng Serahkan 19 Ambulans untuk Rumah Ibadah

“Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar pantai untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *