Di klasemen sementara, Bastianini pun bertengger di posisi keempat di bawah Marquez. Torehan poinnya ialah 101.
Tapi pesaing Bastianini tak kalah kuat. Jorge Martin misalnya yang sudah terlihat kuat sejak balapan pembuka musim 2024. Martin juga kokoh di puncak klasemen sementara dengan torehan 155 poin.
Menariknya lagi, performa Marc Marquez belakangan kian moncer dengan Ducati Desmosedici GP23.
Meski menunggangi motor lama, Marquez terbukti sanggup bersaing dengan rider Ducati Desmosedici GP24. Di MotoGP Prancis, Marquez juga menyuguhkan performa yang apik.

Atas hasil balapan di Sirkuit Le Mans itu juga General Manager Ducati Corse Gigi Dall’igna menyebut makin sulit memutuskan calon rekan setim Bagnaia musim depan.
“Jelas jadi makin sulit saya pikir. Tapi seperti Anda tahu, ini pekerjaan saya, saya harus memilih pembalap terbaik untuk tim pabrikan kami dan juga pembalap terbaik untuk tim Ducati lainnya. Saya harus berpikir pekan ini,” kata Gigi menerangkan.
SItuasinya akan semakin rumit jika benar Ducati memilih untuk mendatangkan Marc Marquez, karena besar kemungkinan akan terjadi ketegangan di garasi.
Solusi paling logis saat ini ialah membiarkan Jorge Martin naik ke pabrikan Ducati, dan memberikan satu kursi kosong pembalap Pramac ke Marc Marquez.
Sedangkan Enea Bastianini, bisa beralih ke Gresini. Atau bahkan bergabung ke Aprilia yang sudah lama mengincarnya untuk menggantikan Aleix Espargaro.












Respon (4)