JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Calon sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto, sudah melalui proses seleksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Menurut Kepala Bidang Pembibitan dan Reproduksi DPKH Parigi Moutong, I Wayan Purna, proses pemilihan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dilakukan selama sebulan oleh pihaknya.
“Kami meninjau semua lokasi-lokasi peternak sapi eksotik atau besar, mulai dari Kecamatan Sausu hingga Ongka Malino. Kami sudah menemukan sapi kurban presiden yang berbobot 800 Artificial Population (AP) atau biasa disebut Inseminasi Buatan (IB) milik Kelompok Ternak Karya Bersama,” ujar I Wayan Purna, Ahad, 1 Juni 2025.
BACA JUGA: Pj Bupati Parigi Moutong Sikapi Polemik Pembangunan IPLT di Desa Jononunu
Selain itu, sapi yang sudah berumur lima tahun tersebut, juga telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Sedangkan perawatannya di kandang komunal binaan DPKH Parigi Moutong sudah berlangsung selama dua tahun.
BACA JUGA: Parigi Moutong Berpeluang Meraih Predikat Nindya di Penilaian KLA
Tidak hanya itu, sapi yang dipilih tersebut, juga menjadi salah satu ternak yang mendapat pengawasan khusus oleh DPKH Parigi Moutong melalui petugas lapangan. Bahkan, sapi tersebut rutin diberikan vaksin.
“Dalam pengawasan khusus, petugas kami juga memberikan vitamin dan obat untuk mencegah cacing. Bahkan, pemberian pakannya juga diawasi, karena harus sesuai standar,” katanya.
Berkaitan dengan harga jual sapi tersebut, I Wayan Purna mengatakan bahwa pemilik ternak telah berkomunikasi langsung dengan Staf Kepresidenan. Namun, masih dalam proses tawar menawar harga.
“Soal berapa sapi itu akan dibayar, kami serahkan kepada pemiliknya untuk bernegosiasi dengan pihak Staf Kepresidenan. Tetapi, sampai sejauh ini menurut pemiliknya belum ada keputusan terkait berapa harga sapi tersebut akan dibeli. Kami hanya memastikan, bahwa ternak tersebut sesuai dengan ketentuan sapi kurban presiden,” ungkapnya.
Laporan : Multazam












Respon (1)