Example 970x250

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Laut Sulawesi

Usai Diguncang Gempa 5,0 Magnitudo, Satu Gedung Sekolah di Parigi Moutong Dilaporkan Rusak
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, JOMBANG – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Laut Sulawesi, tepatnya di sekitar Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu, 28 Juni 2025, pukul 06.07 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa episenter gempa terletak di laut, pada koordinat 5,19° Lintang Utara dan 126,23° Bujur Timur. Lokasi tersebut berada sekitar 105 kilometer barat laut Pulau Karatung, Kepulauan Talaud, pada kedalaman 73 kilometer.

Menurut pihak BMKG, gempa ini termasuk jenis gempa menengah yang dipicu oleh deformasi lempeng di bawah Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki tipe pergerakan naik (thrust fault), yang umum terjadi akibat tumbukan antar lempeng bumi.

BACA JUGA: Hari Keempat Operasi SAR, Seluruh Jenazah Korban Longsor di Desa Tirtanagaya Dievakuasi

BACA JUGA:  Messi Pimpin Skuad Argentina untuk Laga Persahabatan Jelang Copa America

Gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Kepulauan Talaud. Berdasarkan peta guncangan (shakemap) BMKG, yakni Miangas mengalami getaran dengan intensitas IV-V MMI, di mana hampir seluruh penduduk merasakan guncangan dan banyak orang terbangun.

BACA JUGA: Minibus Masuk Jurang Sedalam 200 Meter di Jalur Kebun Kopi Palu-Parigi

Kemudian wilayah Gemeh dan Essang merasakan intensitas IV MMI, dirasakan banyak orang di dalam rumah. Setelah itu, Melonguane dan Tahuna mencatat intensitas III-IV MMI. Terakhir, wilayah Ondong merasakan getaran dengan intensitas III MMI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan akibat gempa, dan BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG juga mencatat bahwa hingga pukul 06.35 WIB belum terjadi aktivitas gempa susulan (aftershock).

BACA JUGA:  Inter Kalahkan Juventus di Derby d'Italia, Makin Kokoh di Puncak Klasemen Serie A

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, serta memastikan kondisi tempat tinggal aman sebelum kembali ke dalam rumah.

Laporan : Miswar

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *