JURNAL LENTERA, BUOL – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, memimpin rapat kerja strategis bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buol dalam rangka memperkuat sinergi lintas pemerintahan.
Pertemuan yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Buol ini menjadi momen penting dalam implementasi program sembilan Berani, yang menjadi visi pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) dr. Reny A. Lamadjido, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Ketua DPRD Buol Ryan Nathaniel Kwendy, Sekretaris Daerah Buol Dadang, serta unsur forkopimda.
Selain itu, dihadiri pula kepala OPD, kepala desa, dan mitra strategis seperti Bank Sulteng, BPS, Bulog, BPJS, dan PLN.
BACA JUGA: Gubernur Sulteng Lantik Pengurus MCMI Buol, Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Umat
Anwar Hafid menekankan pentingnya menyatukan visi antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar program pembangunan berjalan terkoordinasi. Ia lantas menegaskan perlunya menghilangkan ego sektoral antarlembaga.
BACA JUGA: Rembuk Budaya di Buol, Gubernur Sulteng Gaungkan Identitas Lokal dan Komitmen Dana Adat
“Kalau dulu kita sama-sama bekerja, sekarang kita harus bekerjasama. Sinergi adalah kunci. Kita ubah pendekatan dari sektoral menjadi kolaboratif, demi rakyat Sulteng,” ujarnya.
Ia kemudian memaparkan secara rinci program sembilan BERANI, yang menjadi pondasi pembangunan inklusif dan berkelanjutan di Sulteng:
- BERANI Cerdas: Pendidikan gratis untuk siswa SMA/SMK/SLB negeri dan swasta, termasuk bantuan beasiswa, seragam, dan BOS daerah.
- BERANI Sehat: Layanan kesehatan gratis berbasis KTP Sulteng, telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).
- BERANI Lancar: Pembangunan 1.000 km jalan desa untuk membuka akses daerah terpencil.
- BERANI Menyala: Percepatan elektrifikasi desa bersama PLN.
- BERANI Berkah: Penghentian aktivitas pemerintahan 30 menit sebelum waktu ibadah sebagai bentuk toleransi antarumat beragama.
- BERANI Makmur: Program peningkatan hasil tani dan tangkapan nelayan melalui brigade pertanian dan pelatihan perikanan.
- BERANI Harmoni: Pengembangan 1.000 desa wisata berbasis potensi lokal.
- BERANI Sejahtera: Program SAWIRA (Sawit Milik Rakyat) untuk pemberdayaan ekonomi petani.
- BERANI Tanggap: Penanganan cepat terhadap bencana dan keadaan darurat.
“Sembilan program itu bukan slogan, tapi aksi nyata berdasarkan pengalaman pribadi saya dari kepala desa hingga ke pusat. Tujuannya jelas, rakyat merasakan dampaknya langsung,” tegas Anwar Hafid.
Sebagai bentuk komitmen implementasi, ia lantas menginstruksikan kepala OPD ditingkat Pemreintah Provinsi (Pemprov) untuk turun langsung mendampingi OPD di Kabupaten Buol.
Ia juga menyerahkan bantuan bibit tanaman, santunan jaminan kematian, dan beasiswa bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Rapat kerja ini menjadi penanda komitmen kolektif antara pemprov, kabupaten, dan mitra strategis untuk membangun Sulteng yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui semangat BERANI,” ungkapnya.
Laporan : Mifta’in











Respon (1)