Kapal Patroli Polairud Jadi Perpustakaan Terapung Bagi Anak-anak Belajar

Kapal Patroli Polairud Jadi Perpustakaan Terapung Bagi Anak-anak Belajar
Aktivitas anak-anak TK bersama seorang guru saat berada di perpustakaan terapung milik Satpolairud Polres Tojo Una-Una, Kamis, 31 Juli 2025. (Foto: Dok Humas Polres Tojo Una-Una)

JURNAL LENTERA, TOJO UNA-UNA – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai pesisir Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una pada Kamis, 31 Juli 2025.

Kapal patroli milik Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una disulap menjadi perpustakaan terapung yang menarik perhatian puluhan anak sekolah pesisir.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Direktorat Polairud Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dan dilaksanakan antara pukul 10.00 hingga 11.00 WITA di tambatan kapal Desa Labuan.

BACA JUGA: Bripka Reply, Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli Sulap Tempat Sampah Jadi Taman Baca

Sebanyak 30 anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) tampak antusias mendengarkan cerita serta membaca buku yang disediakan oleh personel Satpolairud.

BACA JUGA: Dua Program Unggulan Pemprov Sulteng Dilirik di Musrenbangnas 2025

BACA JUGA:  Usul Pilkada 2024 Ditunda, Bawaslu akan Dipanggil Komisi II DPR

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasatpolairud Polres Tojo Una-Una, IPTU Sodang Datuan, bersama tujuh personel lainnya.

Turut hadir pula kepala sekolah dan guru dari TK Asshabirin dan KB Nurul Huda yang mendampingi anak-anak.

IPTU Sodang Datuan, menjelaskan perpustakaan terapung ini adalah bagian dari upaya mendekatkan diri dengan masyarakat pesisir.

“Kami ingin menumbuhkan minat baca sejak dini dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas, meskipun berada di daerah terpencil,” ujarnya.

Kapal Patroli XIX – 2001 menjadi media yang efektif untuk menjangkau anak-anak di wilayah pesisir. Selain mendapatkan akses buku-buku baru, anak-anak juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan personel kepolisian dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.

BACA JUGA:  Pendistribusian Awal Logistik Pemilu di Parigi Moutong Dimulai dari Dapil IV

“Kegiatan perpustakaan terapung ini berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi anak-anak serta para guru yang hadir. Program ini diharapkan dapat berlanjut dan memberikan dampak positif untuk peningkatan literasi di kalangan anak-anak pesisir Kabupaten Tojo Una-Una,” pungkasnya.

Laporan : Multazam

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *