Example 970x250

Mastera, Ajang Menggali Kreativitas Sastrawan Muda Asia Tenggara

Mastera, Ajang Menggali Kreativitas Sastrawan Muda Asia Tenggara
Program penulisan Mastera kembali digelar tahun ini, bertajuk “Program Penulisan Mastera: Novel” berlangsung pada 2-6 September 2024 di Jakarta. (Foto: Dok Kemendikbudristek)

Diketahui, program penulisan Mastera adalah kegiatan kesastraan negara anggota Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) yang dilakukan setiap tahunnya di Indonesia. Kegiatan ini dimulai sejak 1997, dan diadakan dengan genre berbeda setiap tahunnya, yakni bergilir dengan urutan puisi, cerpen, esai, drama, dan novel.

Kegiatan ini diikuti oleh sastrawan muda yang berasal dari negara anggota Mastera, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Program penulisan Mastera telah menghasilkan para sastrawan hebat, dengan adanya pembimbing yang hebat.

Sejak 1997-2024, tercatat pembimbing genre puisi adalah Taufiq Ismail, Sapardi Djoko Damono, Abdul Hadi WM, Acep Zamzam Noor, Agus R Sarjono, Slamet Sukirnanto, Hamid Jabbar, KH Zawawi Imron, Sutardji Calzoum Bachri, Joko Pinurbo.

BACA JUGA:  2022, Pakar Optimistis COVID-19 di RI Lebih Terkendali

Sementara itu, untuk pembimbing genre cerpen adalah Budi Darma, Titik WS, Ismail Marahimin, Hamsad Rangkuti, Titis Basino, Danarto, S.N. Ratmana, Helvy Tiana Rosa, Oka Rusmini, Gus Tf Sakai, Nenden Lilis, Yanusa Nugraha.

Pembimbing program penulisan Mastera genre Esai adalah Yus Rusyana, Faruk, Suminto A. Sayuti, Maman S Mahayana, Muhammad Sobary, Melani Budianta, Emha Ainun Nadjib, Jacob Sumardjo.

Pembimbing program penulisan Mastera genre drama adalah Putu Wijaya, Wisran Hadi, Akhudiat, Saiki K.M., N. Riantiarno, Imam Sholeh, dan Yusef Muldiyana.

Sementara itu, pembimbing program penulisan Mastera genre novel adalah Taufik Ikram Jamil, Ahmad Tohari, F. Kenedi, Dr. Fuad Hasan, Asma Nadia, Abidah El Khailaqy, Triyanto Triwikromo, Ida Ayu Oka Rusmini, Fanny J. Poyk, dan Andrei Aksana.

BACA JUGA:  Jorge Martin tak Khawatir Kehilangan Peluang Juara Usai Digeser Bagnaia di Puncak Klasemen

Laporan : Moh. Reza Fauzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *