Jorge Martin tak Khawatir Kehilangan Peluang Juara Usai Digeser Bagnaia di Puncak Klasemen

Keputusan Ducati Pilih Marquez Memecah Belah Dukungan Publik Italia
Jorge Martín (tengah), Marc Marquez (kanan), dan Francesco Bagnaia dalam sebuah konferensi pers. (Foto: SC Youtube)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Pembalap Prima Pramac Jorge Martin mengaku tidak khawatir kehilangan gelar juara MotoGP 2024 setelah posisi puncak klasemen diambil alih Francesco “Pecco” Bagnaia. Martin gagal memetik poin tambahan setelah terjatuh pada dua lap terakhir saat memimpin balapan GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Ahad, 7 Juli 2024, momen yang dimanfaatkan Bagnaia untuk menjadi juara.

Hasil tersebut membuat Bagnaia menggeser Martin di puncak klasemen dengan 222 poin, unggul 10 angka. Padahal Martin sehari sebelumnya berjaya di balapan sprint.

BACA JUGA: Jadwal MotoGP Belanda: The Katedral Tak Ampuni Kesalahan Kecil

Martin merasa tak khawatir sama sekali karena menurutnya musim masih sangat panjang. MotoGP 2024 masih menyisakan 11 seri sehingga apa pun di klasemen masih sangat bisa terjadi.

“Sekarang Pecco memimpin, lebih banyak tekanan baginya dan saya akan lebih menikmati dan fokus pada diri saya sendiri,” kata Martin dalam wawancaranya bersama MotoGP, dilansir Senin, 8 Juli 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Martin mengaku sulit menerima hasil di Sachsenring yang membuatnya kehilangan 25 poin setelah memimpin selama 27 lap. Ia mengaku hasil ini akan membuatnya sulit tidur.

BACA JUGA: Marc Marquez Dicurigai Saat Francesco Bagnaia Punya Kekhawatiran untuk Ducati di MotoGP 2025

Meski demikian, ia mengatakan akan belajar dari situasi ini untuk tak mengulangi kesalahan yang sama di sisa balapan musim ini.

“Tapi ya, ini balapan dan hal tersebut bisa terjadi. Saya pikir hari ini adalah hari penting dalam karir saya. Saya akan belajar dari ini,” kata pembalap asal Spanyol itu.

“Saya cukup kuat di tikungan itu bahkan saya menyalip Pecco dari sana. Saya tidak menyangka akan jatuh di sana,” ujar dia.

Pecco yang memulai balapan dari posisi keempat, mendapatkan kemenangan pertamanya di Sachsenring setelah Martin yang mendominasi balapan 30 lap, terjatuh pada tikungan pertama saat balapan menyisakan dua lap.

Pecco yang pada saat itu menempati posisi kedua, tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menang di Sachsenring dengan jarak 3,804 detik dari Marc Marquez di posisi kedua dan 4,334 detik dari Alex Marquez di posisi ketiga.

Ini kemenangan keempat beruntun pembalap asal Italia itu musim ini setelah GP Catalunya, Mugello, dan Assen yang membuatnya kini berada di puncak klasemen dengan 222 poin, unggul 10 angka dari Martin di posisi kedua.

Sementara itu, Marquez yang tampil mempesona dari posisi 13, tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 166 poin.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *