Pasien Darurat Meningkat, DPRD Parigi Moutong Dorong Penguatan Layanan Puskesmas

Pasien Darurat Meningkat, DPRD Parigi Moutong Dorong Penguatan Layanan Puskesmas
Ilustrasi layanan Puskesmas. (Foto: By AI)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Meningkatnya penanganan pasien darurat di Puskesmas Ongka Malino mendorong DPRD Kabupaten Parigi Moutong untuk mendesak penguatan layanan kesehatan di fasilitas tersebut.

DPRD Parigi Moutong menilai keterbatasan tenaga medis dan minimnya pengamanan berpotensi mengganggu optimalisasi pelayanan.

Anggota DPRD Parigi Moutong, I Wayan Murtama, mengungkapkan jumlah perawat di Puskesmas Ongka Malino saat ini belum sebanding dengan beban kerja, terutama dalam menangani kasus emergency.

“Dengan kondisi tenaga yang terbatas, pelayanan sering kewalahan ketika ada pasien emergency,” ujar I Wayan Murtama dalam sidang paripurna DPRD Parigi Moutong pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menyampaikan, keluhan tenaga kesehatan terkait kekurangan personel sudah berulang kali disuarakan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada kualitas layanan, tetapi juga berisiko terhadap keselamatan tenaga medis.

BACA JUGA:  Epidemolog UI Sarankan Masa Karantina dari Luar Negeri 14 Hari

Selain persoalan tenaga kesehatan, legislator dari Fraksi Perindo itu turut menyoroti aspek keamanan. Ia mengungkapkan adanya insiden kekerasan terhadap tenaga medis yang kini telah ditangani aparat penegak hukum.

“Bahkan sampai ada tindakan pemukulan terhadap tenaga medis di sana, dan itu sudah ditangani pihak berwajib,” katanya.

Menurutnya, keberadaan satuan pengamanan (satpam) menjadi kebutuhan mendesak. Puskesmas Ongka Malino disebut tidak memiliki pagar pembatas dan berada di wilayah yang tergolong rawan. Sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi petugas, termasuk yang menempati rumah dinas.

Ia berharap, pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik melalui penambahan tenaga perawat maupun penguatan sistem keamanan.

“Tujuannya untuk memastikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ongka Malino berjalan optimal serta memberikan rasa aman bagi tenaga medis dan masyarakat,” tandasnya.

BACA JUGA:  Sambut HUT ke-75, Polairud Parigi Moutong Gelar Aksi Donor Darah

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *