Penolakan Keras Suporter Osasuna kepada Greenwood Kembali Terjadi

Penolakan Keras Suporter Osasuna kepada Greenwood Kembali Terjadi
Penyerang Getafe Mason Greenwood diusir oleh wasit Jorge Figueroa Vazquez saat timnya dikalahkan Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga Spanyol. (Foto: EPA-EFE/Kiko Huesca)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Pemain pinjaman Manchester United (MU), Mason Greenwood, telah beberapa kali menjadi sasaran nyanyian brutal sejak tiba di Spanyol meskipun secara umum tidak ada reaksi keras dari penyerang Getafe tersebut. Masa lalunya terlempar kembali dari tribun penonton saat Getafe kalah 2-3 dari tim tuan rumah Osasuna, Ahad, 21 Januari 2024.

Saat itu, penggemar tandang Osasuna menyaksikan klub tersebut didenda karena meneriakkan “Greenwood, mati” selama pertandingan pertama antara kedua belah pihak, di Coliseum Alfonso Perez. Ketika pertandingan kedua berlangsung di El Sadar pada Ahad, bahasa Spanyol Greenwood mungkin sudah cukup berkembang untuk mendengar “Greenwood, mati” dinyanyikan dari tribun.

BACA JUGA:  Argentina Ganti Lawan Tanding, Hadapi Kosta Rika di Los Angeles

BACA JUGA: Ratcliffe Berpeluang Lepas Casemiro dan Varane Jika Sudah Beli Saham MU

Menjelang pertandingan, seperti dilansir Cadena Cope, kelompok ultras Indar Gorri mengeluarkan seruan untuk mendukung mereka, mengkritik La Liga dan Presiden Javier Tebas karena mengizinkannya bermain di Spanyol.

BACA JUGA: Guardiola Nilai Hasil Imbang City Vs Chelsea Adil

“La Liga memperbolehkan seorang tahanan yang dituduh melakukan pemerkosaan, melukai tubuh secara serius, serta melakukan tindakan pengendalian dan pemaksaan untuk bermain di kompetisi mereka,” tulis mereka seperti dikutip dari Football Espana, Senin, 22 Januari 2024.

“Sekali lagi, kepentingan ekonomi menjadi prioritas utama dalam perjuangan mewujudkan masyarakat tanpa penindasan. SEORANG PEMERKOSA AKAN BERMAIN DI STADIUM KAMI PADA HARI MINGGU,” lanjut pernyataan tersebut.

BACA JUGA:  Hasil Liga Primer Inggris: Liverpool Dipermalukan Nottingham, Man City Masih 100 Persen

Namun, perlu dicatat bahwa meskipun Greenwood dituduh melakukan percobaan pemerkosaan dan dakwaan lain yang disebutkan, dakwaan tersebut dibatalkan karena kurangnya bukti.

Sumber : Republika.co.id

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *