Example 970x250
Ragam  

Peringatan HUT Parimo ke-20 Dilaksanakan Pekan Ini

Wabup H. Badrun Nggai, saat memimpin rapat pelaksanaan upacara peringatan HUT Kabupaten Parimo ke-20 yang akan dilaksanakan pada Ahad, 10 April 2022. Rapat ini dilaksanakan di ruang kerja Wabup Parimo, Senin, 4 April 2022. (Foto: doc Diskominfo Parimo)

JURNAL LENTERA, Parimo – Peringatan HUT ke-20 Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dijadwalkan pelaksanaan pekan ini, tepatnya pada Ahad, 10 April 2022.

Penetapan jadwal peringatan HUT Kabupaten Parimo yang telah masuk dua dekade ini melalui rapat, yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) H. Badrun Nggai, SE., di ruang kerjanya dan dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kepala Bagian (Kabag) di Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Senin, 4 April 2022.

“Peringatan HUT Kabupaten Parimo ini dilaksanakan seperti biasanya melalui upacara sekitar pukul 08.30 WITA, dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Wabup Badrun.

Ia mengatakan, peringatan HUT Kabupaten Parimo ini mengambil tema “Dua Dekade Parigi Moutong Bangkit Bersama Menjadi Penyangga Ibu Kota Negara”.

BACA JUGA:  Selain Puskesmas Torue, Jaksa Turut Memanggil Pelaksana Proyek Labkesmas Dinkes Parigi Moutong

BACA JUGA: Wabup Badrun: Pembangunan Ekonomi di Parimo Lambat

BACA JUGA: Tingginya Jumlah Penduduk Miskin Parimo dan Solusi Penanganannya

Sesuai pengesahan undang undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, menjadi momentum strategis di usia ke 20 tahun Kabupaten Parimo.

Kabupaten Parimo, kata dia, harus mengambil peran, mengingat secara geografis letak daerah tersebut sangat strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara.

“Kabupaten Parimo cukup dekat dari Provinsi Kalimantan Timur,” katanya.

Menurutnya, dengan menjadi penyangga Ibu Kota Negara, akan memberikan impact terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Parimo.

Apalagi, Demand atau permintaan dan Supply atau penawaran terhadap kebutuhan Ibu Kota Negara di sektor pangan dapat dipastikan akan terjadi.

Dengan begitu, Kabupaten Parimo memiliki peluang besar memenuhi kebutuhan tersebut.

BACA JUGA:  Siaga SAR Basarnas Palu Difokuskan di Pelabuhan dan Jalur Utama

BACA JUGA: Penyumbang Angka Kemiskinan di Parimo Berasal dari KAT

Selain itu, genapnya usia Kabupaten Parimo 20 tahun, harus menjadi bahan evaluasi, sejauh mana kemajuan daerah salah satu penghasil beras terbesar di Sulawesi Tengah dan di kawasan Indonesia Timur.

“Kita terus lakukan evaluasi di semua sektor. Sudah sejauh mana perkembangnan atau kemajuan Kabupaten Parimo,” katanya.

Sumber : Diskominfo Parimo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *