Ragam  

Rekrutmen Panwascam di Parimo Fokus Pendaftar Perempuan

Ketua Bawaslu Parimo, Muchlis Aswad. (Foto: JurnalLentera.com/ROY LASAKKA MARDANI)

JURNAL LENTERA, PARIMO – Rekrutmen Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, fokus terhadap keterwakilan 30 persen perempuan.

Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Parimo Muchlis Aswad, fokus perhatian terhadap keterwakilan 30 persen perempuan ini, selama yang bersangkutan dianggap layak dan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi penyelenggara Pemilu atau Panwascam.

Fokus perhatian keterwakilan 30 persen perempuan ini, kata dia, dilihat pada saat pendaftaran rekrutmen Panwascam.
Contohnya, jika hasil ujian pendaftar pria 70 sedangkan perempuan hanya mendapatkan nilai dibawah jauh dari nilai pria, tentunya akan sulit untuk disandingkan.

Berbeda jika nilai antara peserta pria dan perempuan hanya mengalami selisih beberapa angka saja, tentunya masih dapat disandingkan.

BACA JUGA: Penjelasan Bawaslu Parimo soal Rekrutmen Panwascam

BACA JUGA:  Gagal Pinalty dan Kalah Atas thletic Club, Kylian Mbappe Akui Kesalahan

“Kalau selisihnya jauh, antara nilai pendaftar pria misalnya 70, sedangkan perempuannya jauh dibawah dari nilai pria, pasti sulit untuk disandingkan,” ujar Muchlis, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 19 September 2022.

Berkaitan dengan itu, dia menyatakan bakal dilakukan perpanjangan masa waktu pendaftaran rekrutmen Panwascam jika terdapat kekurangan pendaftar.
Selain itu, terkait pelaksanaan ujian nantinya akan dilaksanakan berbeda dengan sebelumnya. Dimana, berapa pun pendaftar yang dinyakan lolos administrasi akan mengikuti ujian. Selanjutnya mengikuti tes wawancara.

BACA JUGA: Bawaslu Sulteng Menginovasi Koperasi Konvensional ke Virtual

Namun, tahapan ujian kali ini berbeda dengan yang akan dilaksanakan sebelumnya. Dimana, jika pusing gread seorang pendaftar tidak mencapai saat mengikuti ujian, secara otomatis yang bersangkutan gugur.

“Kalau dulu, setelah dinyatakan lulus administrasi, kemudian mengikuti ujian dan setelah itu mengikuti tes wawancara. Tapi sekarang berbeda, karena ada JAT atau sebuah sistim komputer,” katanya.

BACA JUGA:  Polisi Akan Perketat Pengamanan Debat Publik III Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng

Pada saat ujian tertulis nantinya, akan menyisakan enam nama dari masing-masing kecamatan untuk mengikuti tes wawancara.

“Makanya, kami berharap, bagi orang eks Panwascam yang mengikuti kembali rekrutmen Panwascam kali ini harus benar-benar belajar. Jangan sampai dikalahkan dengan orang baru,” tandasnya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *