Example 970x250
Ragam  

Sebelas Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

Sebelas nelayan Kabupaten Aceh Timur dilaporkan masuk wilayah Thailand tanpa izin. Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Rahmad)

JURNAL LENTERA, BANDA ACEH – Panglima Laot menyatakan otoritas keamanan laut Thailand dilaporkan menangkap 11 nelayan asal Kabupaten Aceh Timur karena masuk wilayah negara tersebut tanpa izin.

“Berdasarkan informasi kami terima, ada 11 nelayan Aceh Timur ditangkap aparat keamanan Thailand,” kata Panglima Laot Idi Cut, Herman, di Aceh Timur, Rabu, 22 Juni 2022.

Kesebelas nelayan tersebut merupakan anak buah kapal KM Boat Nakri. Kapal motor tersebut ditangkap di perairan laut Phuket, Thailand pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Sebelumnya, mereka berangkat dari Kuala Idi Cut pada Ahad, 12 Juni 2022.

Nama-nama para nelayan tersebut, kata Herman, belum diketahui. Mereka melaut tidak meninggalkan surat apa pun seperti surat laik operasi (SLO) dan lainnya.

BACA JUGA:  KONI Parigi Moutong Genjot Kesiapan Cabor Jelang Porkab VI

“SLO merupakan surat keterangan menyatakan bahwa kapal memenuhi persyaratan administrasi dan kelayakan untuk melakukan kegiatan perikanan,” kata Herman.

BACA JUGA: Berikut Besaran Temuan dan Denda Pembangunan RS Moutong

Kepala Satuan Polisi Air Polres Aceh Timur Iptu Zainurusydi mengatakan adanya kapal nelayan beserta anak buah kapalnya asal Kabupaten Aceh Timur yang ditangkap di Thailand.

“Mereka ditangkap karena pelanggaran batas wilayah perairan. Hasil koordinasi kami, kapal tersebut keluar dari muara Kuala Idi Cut, bukan dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi,” kata Iptu Zainurusydi.

Ia mengungkapkan kapal nelayan tersebut melaut tidak dilengkapi dokumen seperti surat izin berlayar dan surat izin penangkapan ikan sehingga sulit diketahui siapa saja anak buah kapal yang ditangkap tersebut.

“Namun kami terus berupaya mencari siapa saja anak buah kapal yang ditangkap di Thailand tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan Panglima Laot dan pemilik kapal,” kata Iptu Zainurrusydi.

BACA JUGA:  Rakornis Bidang Perpustakaan Sulteng Dipusatkan di Banggai

BACA JUGA: Sulsel Fokus Maksimalkan Lahan Pekarangan Rumah Jaga Pangan

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *