Example 970x250
Ragam  

Pemkab Parigi Moutong Akan Siapkan Gudang dan Mesin Pengering untuk Selamatkan Hasil Panen Jagung

Pemkab Parigi Moutong Akan Siapkan Gudang dan Mesin Pengering untuk Selamatkan Hasil Panen Jagung
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, menghadiri kegiatan panen jagung di Desa Sidole Timur, Kecamatan Ampibabo, Sabtu, 16 Mei 2026. (Foto: Prokopim Setda Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong berencana menyiapkan gudang penyimpanan dan mesin pengering jagung guna menjaga kualitas hasil panen petani.

Menurut Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan komoditas jagung sekaligus mengatasi persoalan hasil panen yang kerap ditolak karena tidak memenuhi standar kualitas.

“Alhamdulillah, ini menjadi satu kesyukuran bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Kepolisian ikut terlibat aktif dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya jagung,” ujar Erwin saat menghadiri kegiatan panen jagung yang dilaksanakan di Desa Sidole Timur, Kecamatan Ampibabo, Sabtu, 16 Mei 2026.

Saat ini, luas lahan jagung yang masuk dalam program ketahanan pangan telah mencapai sekitar 700 hektare dan terus dipantau secara berkala di lapangan.

BACA JUGA:  Pemda Parigi Moutong dan KPU Tetapkan Jadwal PSU di 16 April

Bahkan, pemerintah daerah pun menilai dukungan sarana penunjang menjadi kebutuhan penting agar hasil pertanian dapat dikelola lebih maksimal.

“Ke depan, nanti kita kelola bersama-sama. Terutama tadi kita dengar ada rencana pembangunan gudang. Ini memang sangat diperlukan untuk menjaga kualitas jagung agar bisa menembus pasar yang lebih luas,” katanya.

Selain gudang penyimpanan, kata dia, mesin pengering jagung juga dianggap mendesak untuk disiapkan. Sebab, masih ditemukan hasil panen petani yang ditolak oleh Bulog karena mengandung toksin akibat proses pengeringan yang belum optimal.

“Ini yang coba kita perbaiki. Dengan luas lahan 700 hektare, Insyaallah dalam waktu dekat akan terus bertambah dan pemerintah siap mendampingi,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, program ketahanan pangan khusus jagung merupakan kegiatan yang kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

BACA JUGA:  NasDem Sulteng Beri Penghargaan Nakes yang Gugur akibat COVID-19

Program pengembangan jagung kini tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong. Bahkan, disebut-sebut menjadi salah satu program pertanian terbesar.

“Khusus pertanian jagung, hampir di seluruh kecamatan ada. Bahkan mungkin yang terbesar,” pungkasnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *