Daerah  

Sejarah Lahirnya Sulteng, Rusdy Mastura: Tak Lepas dari Perjuangan Maestro Olahraga

Sejarah Lahirnya Sulteng, Rusdy Mastura: Tak Lepas dari Perjuangan Maestro Olahraga
Gubernur Rusdy Mastura, saat menyampaikan sambutannya pada acara ramah tamah bersama kontingen POPDA tingkat Provinsi Sulteng di salah satu hotel di Kabupaten Banggai, Senin malam, 29 Juli 2024. (Foto: Dok Humas Pemprov Sulteng)

JURNAL LENTERA, BANGGAI – Gubernur H. Rusdy Mastura menyampaikan, sejarah lahirnya Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak lepas dari perjuangan maestro olahraga daerah yang menurutnya heroik.

Di mana, pertama kalinya kontingen Sulteng tampil secara terpisah dari provinsi induk Sulawesi Utara Tengah. Meskipun belum resmi menjadi provinsi otonom.

“Andi Raga Petalolo saat itu sampai bertemu dengan Maladi (Menteri Olahraga) untuk meyakinkan supaya kita bisa ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan membawa nama Sulawesi Tengah,” ujar Rusdy Mastura, saat menyampaikan sambutannya pada acara ramah tamah bersama kontingen pekan olahraga pelajar daerah (POPDA) di salah satu hotel di Kabupaten Banggai, Senin malam, 29 Juli 2024.

BACA JUGA: Persiapan Porprov ke-10, Ketua KONI Sulteng Tinjau Arena Olahraga di Morowali

BACA JUGA:  Maarten Paes Gemilang, Indonesia Tahan Australia tanpa Gol

Menariknya lagi, kala itu Sulteng berhasil meraih medali perak di PON V dari cabang olahraga lari 10.000 meter oleh pelari asal Kabupaten Poso, Arie Samana.

Peristiwa bersejarah tersebut, kata dia, diharapkan bisa menjadi motivasi juang dan dedikasi para atlet pelajar untuk meraih prestasi gemilang di POPDA.

BACA JUGA: Jelang PON XXI, 312 Atlet Kontingen Sulteng Jalani Puslatda

Apalagi, dalam lima sampai 10 tahun ke depan, para atlet pelajar akan menjadi andalan sekaligus tulang punggung olahraga Sulteng untuk meraih kejayaan dan kehormatan daerah di panggung olahraga nasional yang prestisius.

“Semoga POPDA bisa menjadi embrio untuk mendapatkan atlet-atlet nasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rusdy Mastura juga mengaku optimis dengan persiapan kontingen Sulteng melalui pemusatan latihan daerah (Puslatda) dalam menghadapi PON 2024, yang menargetkan membawa pulang 10 medali emas dan masuk lima besar nasional.

BACA JUGA:  Roa Jaga Roa Berikan Bantuan Konsentrator Oksigen di Sigi

“Kita satukan tekad, karena kalau ada semangat, pasti kita bisa,” pungaksnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *