Example 970x250

Situasi Terkini Tak Ganggu Sektor Wisata, Indonesia Tetap Terbuka untuk Turis

Situasi Terkini Tak Ganggu Sektor Wisata, Indonesia Tetap Terbuka untuk Turis
Menpar Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Dok Kemenpar)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap berjalan normal dan destinasi wisata tetap aman dikunjungi wisatawan mancanegara.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, menanggapi situasi terkini di tanah air, Selasa, 2 September 2025.

“Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan Indonesia tetap menyambut wisatawan mancanegara. Semua destinasi wisata dapat diakses seperti biasa. Kami memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan agar wisatawan memiliki pengalaman berkesan selama berkunjung ke Indonesia,” ujar Widiyanti.

BACA JUGA: Kemenpar Sebut Festival Pacu Jalur Sukses Gaungkan Budaya Riau ke Dunia

Sektor pariwisata diketahui memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dengan capaian 5,12 persen pada triwulan II tahun 2025. Karena itu, pemerintah mengajak masyarakat berperan aktif menjaga rasa aman dan nyaman di seluruh destinasi.

BACA JUGA:  Kemenkes Siapkan 1.574 Posko Kesehatan Sepanjang Libur Nataru

BACA JUGA: Kolaborasi Kemenpar dan Dinkes Manado Gelar Cek Kesehatan Gratis Wujudkan Pariwisata Sehat

“Mari kita jaga pariwisata Indonesia dengan semangat gotong royong. Pariwisata yang tumbuh adalah pariwisata yang dikelola bersama,” katanya.

Sebagai bentuk pelayanan, Kemenpar juga menyediakan hotline 24 jam untuk wisatawan yang membutuhkan bantuan.

“Dengan jaminan keamanan dan dukungan penuh pemerintah, Indonesia berharap kunjungan wisatawan terus meningkat dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto, menegaskan penyampaian aspirasi rakyat adalah hak yang dilindungi undang-undang. Namun, pemerintah berkomitmen menjaga keamanan dan menegakkan hukum demi melindungi seluruh warga, termasuk wisatawan asing.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *