JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Upaya menekan risiko banjir terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran air di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Rabu, 15 April 2026.
Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan dengan membagi lokasi pengerjaan menjadi lima segmen. Pembersihan dilakukan mulai dari saluran air di jalan trans sulawesi hingga ke muara sungai.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran air agar aliran tetap lancar. Sehingga, dapat meminimalisir potensi genangan maupun banjir, terutama saat curah hujan tinggi.
Pelaksanaan normalisasi ini melibatkan lintas instansi, di antaranya BPBD, Dinas PUPRP, Dinas Perkim, Satpol PP dan Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kelurahan (Pemlur) Bantaya, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Seluruh kegiatan ini dikoordinasikan langsung oleh BPBD Parigi Moutong.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, ST, M.Si., mengatakan sinergi antarinstansi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan sekaligus mempercepat upaya mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di kawasan rawan genangan seperti Kelurahan Bantaya.
Bahkan, pihaknya juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air serta turut menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebab, penyumbatan akibat sampah menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir,” tandasnya.
Untuk mendukung respons cepat terhadap kejadian bencana, masyarakat dapat menghubungi Call Center BPBD Parigi Moutong di nomor 117, layanan WhatsApp 0811 4180 117, atau melalui aplikasi SIBIMO yang tersedia di Play Store.
Laporan : Miswar










