banner 1280x180

3 Alasan Squad Garuda Punya Kans Bekuk Gajah Perang Thailand

  • Bagikan
Pemain Indonesia Ezra Harm Ruud Walian (kanan) mencetak gol pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 antara Singapura vs Indonesia di National Stadium, Singapura, Sabtu, 25 Desember 2021. Timnas Indonesia dipastikan melaju ke final Piala AFF 2020 setelah menumbangkan Singapura 4-2 pada laga semifinal kedua.(AFP/ROSLAN RAHMAN)

JURNAL LENTERA – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2020 yang akan berlangsung di National Stadium, Singapura, Rabu malam, 29 Desember 2021.

Diatas kertas, Thailand diunggulkan karena beberapa langkah di depan Indonesia dari segala aspek. Mereka unggul dari segi pengalaman dan rata-rata pemain sudah mengantongi sekitar 30-40 caps bersama Thailand, termasuk kapten Teerasil Dangda sudah mencapai 104 caps.

Ini berbeda dengan timnas Indonesia yang banyak menggunakan pemain muda. Bahkan, caps terbanyak di tim Garuda saat ini, Fachrudin Aryanto, pun “hanya” 43 kali membela timnas.

Selain itu, Gajah Perang, julukan Thailand, juga punya pemain dengan kualitas internasional, seperti Thanawat Suengchitthawon yang membela klub Liga Inggris, Leicester City.

Meskipun seakan “kecil”, Indonesia masih memiliki beberapa peluang menang atas Thailand yang patut diperhitungkan.

Indonesia Unggul Produktivitas dan Agresivitas Gol

Indonesia sejauh ini menjadi tim yang paling unggul dalam hal produktivitas gol. Total, tim Garuda mencetak 18 gol, dengan rincian 13 gol pada babak penyisihan grup dan 5 gol di semifinal menghadapi Singapura.

Adapun Thailand hanya mencetak total 12 gol, dengan rincian 10 gol di babak penyisihan grup dan 2 gol saat menghadapi Vietnam di semifinal. Tingginya tingkat produktivitas gol tersebut tidak lepas dari permainan menyerang yang diperagakan Shin Tae-yong.

BACA JUGA: Gubernur Sulteng Janjikan Witan Sulaeman Hadiah Rumah

Pelatih asal Korea Selatan tersebut selalu menyiapkan beberapa opsi untuk menyerang sekalipun menggunakan strategi bertahan dengan tiga pemain belakang. Skema permainan agresif ini pun sangat cocok untuk Indonesia yang didominasi pemain-pemain muda energik.

Kecepatan dan Semangat yang Menutupi Kelemahan Tim Garuda Kelemahan utama Indonesia saat ini adalah pengalaman.

Minimnya jam terbang di level internasional membuat pemain kurang tenang dalam menghadapi situasi-situasi genting.

Namun, sejauh ini Shin Tae-yong masih sanggup menutupi kekurangan tersebut dengan memaksimalkan keunggulan utama tim, yakni semangat juang dan kecepatan khas pemain muda.

Keunggulan ini bisa dimanfaatkan kembali. Tim Garuda bisa fokus bermain counter attack, apalagi pertahanan Fachrudin Aryanto dkk juga sudah terbukti mumpuni saat menahan imbang Vietnam.

Selain itu, Indonesia juga bisa menunggu barisan belakang Thailand membuat kesalahan. Bola-bola mati juga bisa menjadi opsi lain karena ada Evan Dimas dengan akurasi tendangannya serta Elkan Baggott yang unggul bola-bola udara.

Pertemuan Terakhir yang Meningkatkan Motivasi

Dari segi head to head, Indonesia memang kalah telak dari Thailand. Total sejak 2016 lalu kedua tim sudah bertemu sembilan kali, baik ajang resmi maupun persahabatan.

Hasilnya Pasukan Changsuek mendominasi dengan enam kemenangan, sekali seri dan dua kemenangan saja untuk Indonesia.

Akan tetapi, pertemuan terakhir membuat motivasi timnas Indonesia untuk mengalahkan Thailand semakin besar. Indonesia dan Thailand terakhir bertemu di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Al Maktoum Dubai, Kamis, 3 Juni 2021.

BACA JUGA: Polri Larang Kegiatan Nobar Final PIala AFF Indonesia Vs Thailand

Walaupun imbang, patut diingat Indonesia sempat tertinggal dua kali, yakni gol dari Narubadin Weerawatnodom (5′) yang kemudian disamakan Kadek Agung (39’). Lalu tertinggal lagi melalui gol Adisak Kraisorn (50′) dan disamakan kemudian oleh Evan Dimas (60’).

Catatan lainnya skuad yang digunakan kedua tim pada ajang tersebut tidak banyak berubah. Memang setelah kegagalan tersebut, Thailand mendatangkan Alexandre Polking. Shin Tae-yong dan pemain juga sudah jauh lebih siap daripada saat Kualifikasi Piala Dunia 2022 Juni lalu.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI!!