Example 970x250

PPR Bikin Gerakan Pasang Banner ‘Saya Adalah Anies’

Soal Cawapres, Nasdem Harap tak Ada Desakan ke Anies
Anies Baswedan di salah satu kegiatannya. (Foto: WARDHANY T/VOI)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Relawan pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Posko Pilihan Rakyat (PPR) membuat gerakan pemasangan banner ‘Saya Adalah Anies’ , di rumah masing-masing. Gerakan ini untuk menjawab sejumlah hasil survei yang menyebut elektabilitas Anies mengalami penurunan atau berada di bawah dua bakal capres lainnya.

“Gerakan pemasangan banner ‘Saya adalah Anies’ di rumah masing-masing sudah mulai dilakukan beberapa pekan terakhir.,” pendiri sekaligus Dewan Pembina PPR, Tamsil Linrung, Jum’at, 9 Juni 2023.

Menurut Tamsil, para pendukung Anies, ingin menunjukkan jika hasil survei tersebut tidak benar. Sehingga banyak pendukung Anies yang kemudian membuat gerakan dengan memasang banner ‘Saya Adalah Anies’  di rumah masing-masing.

“Mereka memasangnya bukan lagi di tempat-tempat yang tidak jelas pemiliknya, seperti pohon, kuburan, tempat umum. Tapi memasangnya di rumah masing-masing. Itulah yang dilakukan Posko Pilihan Rakyat (PPR) lakukan,” papar Tamsil.

BACA JUGA: Survei : Elektabilitas Anies Tertinggal Jauh

BACA JUGA:  Terpilih Aklamasi , Anwar Hafid Nahkodai DPD Demokrat Sulteng Periode 2021 – 2025

Sebenarnya para pendukung Anies tidak risau dengan pengumuman hasil sejumlah lembaga survei tersebut. Justru hasil survei ini membangkitkan motivasi pendukung Anies.  “Mungkin (relawan, red) terlena dengan sambutan masyarakat yang luar biasa, saat Anies turun ke masyarakat,” ungkap Tamsil, yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daeah pemilihan Sulawesi Selatan ini.

BACA JUGA: Deklarasi Cawapres Anies Paling Lambat 16 Juli 2023

Tamsil juga menyebut, kalau memang elektabilitas Anies Baswedan, tidak tinggi, mengapa ada upaya untuk menjegalnya, agar tidak terlibat dalam kontestasi Pilpres 2024.

“Tapi kalau hasil itu benar, kenapa ada upaya untuk menggagalkan pencapresan Anies Baswedan,” kata Tamsil.

Jika ada upaya penjegalan, berarti Anies kuat, sehingga harus dijegal sebelum bertanding.

“Kalau surveinya mengalami penurunan dan jauh dari kemungkinan menang, semestinya didiamkan,” ungkap dia.

Tamsil menyebut, upaya penjegalan Anies sudah dilakukan beberapa waktu lalu, baik melalui upaya menersangkakan Anies melalui KPK, maupun dengan membegal kepengurusan partai yang akan mengusung Anies.

BACA JUGA:  Pembangunan Fasilitas Olahraga Jelang PON XXI Ditargetkan Rampung Juli 2024

“Bahkan ada upaya lain, dengan cara AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) ditawari menjadi cawapres bagi kandidat lain di luar Anies,” kata Tamsil.

Terkait dengan keberadaan PPR, Tamsil mengatakan, saat ini sudah hampir ada di seluruh wilayah Indonesia.

“Sudah banyak juga yang menghubungi saya untuk wilayah Riau, Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Barat, maupun Jawa Tengah,” paparnya.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *