Example 970x250

Apresiasi Angka Inflasi 2,28 Persen, Mendagri: Jangan Lelah Lakukan Pengendalian

Apresiasi Angka Inflasi 2,28 Persen, Mendagri: Jangan Lelah Lakukan Pengendalian
Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat menghadiri Gerakan Pangan Murah serentak dalam rangka HPS di ruang rapat Nusantara I, Kantor Bapanas, Jakarta, Senin, 16 Oktober 2023. (Foto: Dok Kemendagri)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi upaya semua pihak dalam mengendalikan inflasi. Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi year on year (yoy) September 2023, sebesar 2,28 persen. Hal ini menunjukkan bahwa inflasi relatif terkendali.

“Kita tahu bahwa inflasi kita ini relatif terkendali. Dan ini (angka inflasi September 2023) menurun, bagus, dari tahun lalu (di bulan) September,” ujar Mendagri saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dalam rangka Hari Pangan Sedunia (HPS) di ruang rapat Nusantara I, Kantor Badan Pangan Nasional (Bapanas), Jakarta, Senin, 16 Oktober 2023. Kegiatan tersebut diinisiasi Bapanas dan diikuti secara serentak oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) se-Indonesia.

Mendagri mengatakan, upaya pengendalian inflasi merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden, kata dia, menugaskan Mendagri, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Kepala Bapanas, Perum Bulog, Kepala BPS, hingga kementerian/lembaga terkait lainnya untuk mengendalikan inflasi. Para stakeholder tersebut diminta Presiden Jokowi untuk bekerja sama dalam menjaga stabilitas harga pangan/jasa, lantaran situasi di dunia sedang bergejolak.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan JCC Menjelang KTT ASEAN

Lebih lanjut, kendati capaian inflasi relatif terkendali, Mendagri meminta semua pihak, khususnya Pemda untuk tidak lelah melakukan langkah pengendalian. Dia secara khusus meminta Pemda mewaspadai kenaikan harga pangan. Apalagi kenaikan harga tersebut telah menjadi penyumbang utama naiknya laju inflasi.

BACA JUGA: Kemendagri : Pengendalian Inflasi di Indonesia Sangat Stabil

“Artinya masalah pangan menjadi sangat penting sekali. Kita (lakukan pengendalian) spesifik lagi, ini setiap minggu di zoom in di-cek betul oleh BPS, karena BPS memiliki cabang jejaring di seluruh kabupaten/kota,” katanya.

Upaya pengendalian itu, jelas Mendagri, juga dilakukan dengan melihat Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang menyumbang angka inflasi. Dengan upaya ini, pengendalian dapat dilakukan secara lebih detail dan kenaikan harga di daerah dapat dimonitor lebih jelas.

BACA JUGA: Mendagri Minta Pemda Jaga Laju Inflasi

Mendagri menuturkan, pengendalian inflasi yang dilakukan daerah menjadi salah satu penilaian dalam mengevaluasi kepemimpinan penjabat (Pj.) kepala daerah. Pemda dengan capaian pengendalian inflasi yang baik, jelas Mendagri, akan diberikan penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sedangkan daerah dengan pengendalian yang kurang optimal, akan dievaluasi.

BACA JUGA:  Masjid Raya Baitul Khairaat Sulteng Diresmikan

“Dengan segala hormat, inflasi, penanganan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pangan menjadi salah satu kriteria variabel untuk evaluasi menentukan perpanjangan atau tidak penjabat kepala daerah,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri menyimak paparan sejumlah Pemda mengenai kondisi inflasi di daerah masing-masing. Setelah itu, ia juga meninjau dapur Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Bapanas, serta menyalurkan beras murah secara simbolis kepada sejumlah masyarakat.

Laporan : Roy Lasakka Mardani/**

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *