Kemendagri Dorong Pendataan Irigasi Daerah untuk Swasembada Pangan

Kemendagri Dorong Pendataan Irigasi Daerah untuk Swasembada Pangan
Wamendagri Bima Arya Sugiarto, saat menghadiri rapat koordinasi bidang pangan di Rumah Dinas Gubernur Lampung, Sabtu, 28 Desember 2024. (Foto: Dok Kemendagri)

JURNAL LENTERA, BANDAR LAMPUNG Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya pendataan irigasi daerah yang akurat untuk mendukung program swasembada pangan sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Kemendagri bertanggungjawab memastikan kepala daerah memahami dan melaksanakan arahan tersebut dengan baik.

“Kami sudah mengirimkan formulir kepada kepala daerah agar melengkapi data terkait kondisi irigasi, kebutuhan bantuan, luasan wilayah, serta lokasi yang memerlukan perhatian. Data ini penting untuk memastikan intervensi tepat sasaran,” ujar Bima dalam rapat koordinasi bidang pangan di Rumah Dinas Gubernur Lampung, Sabtu, 28 Desember 2024.

BACA JUGA: Kemendagri Beri Dorongan Pemda Tingkatkan Produksi Beras Kendalikan Harga Pangan

Ia mengungkapkan, tim Kemendagri akan memverifikasi data yang diterima guna memastikan spesifikasinya. Dia meminta kepala daerah memprioritaskan data dengan dampak tinggi bagi masyarakat serta mendukung percepatan swasembada pangan.

BACA JUGA:  DPR RI Pastikan Tidak Ada PHK di TVRI dan RRI Meski Anggaran Dipangkas

Dalam kunjungannya ke beberapa daerah, seperti Kabupaten Subang, Bogor, dan Pringsewu, Bima menemukan bahwa kondisi irigasi sangat bervariasi. Sebagai contoh, di Kabupaten Pringsewu, 70 persen dari 1.700 hektare sawah hanya bisa panen sekali dalam setahun akibat keterbatasan irigasi.

BACA JUGA: Kemendagri : Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Januari 2025

“Setiap daerah memiliki masalah unik. Kami turun langsung ke lapangan untuk memahami tantangan di masing-masing wilayah dan memastikan solusi yang ditawarkan relevan,” katanya.

Selain perbaikan fisik, ia juga menekankan pentingnya mengelola irigasi untuk mencegah konflik sosial di masyarakat.

Ia meminta dukungan TNI dan Polri dalam mengatasi potensi perselisihan terkait penggunaan sumber air agar tidak terjadi kerugian bersama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan keberlanjutan program pembangunan irigasi yang tidak hanya menopang produktivitas pertanian, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Tekankan Waspadai Risiko Ekonomi Global

“Kita harus menciptakan ekosistem pengelolaan irigasi yang baik, mulai dari data hingga implementasi di lapangan. Hal ini krusial untuk memenuhi arahan Menko Pangan dan mendukung target swasembada pangan,” ungkapnya.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *