Ragam  

Gubernur Resmikan Lounge Bank Sulteng: Bukti Peran Vital dalam Pemulihan Pascabencana

Gubernur Resmikan Lounge Bank Sulteng: Bukti Peran Vital dalam Pemulihan Pascabencana
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, meresmikan Lounge Bank Sulteng yang terletak di lantai II Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis, 2 Januari 2025. (Foto: Dok Humas Pemprov Sulteng)

JURNAL LENTERA, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Rusdy Mastura, meresmikan Lounge Bank Sulteng yang terletak di lantai II Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis, 2 Januari 2025. Peresmian ini menjadi simbol keberlanjutan peran Bank Sulteng dalam mendukung masyarakat dan pembangunan daerah.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur, diiringi harapan besar agar fasilitas baru ini semakin mendekatkan layanan perbankan kepada nasabah dan pengguna jasa transportasi udara.

Direktur Utama Bank Sulteng, Hj. Ramiyatie, menyampaikan pihaknya berhasil mencatat laba sebesar Rp360 miliar pada akhir tahun 2024. Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah indikator kinerja positif, yang menunjukkan potensi besar Bank Sulteng dalam mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA: Gubernur Sulteng: Hutan Adalah Warisan, Jaga untuk Generasi Mendatang

“Semoga Bank Sulteng terus mengalami peningkatan laba dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah melalui dividen yang diberikan kepada kabupaten/kota,” ujarnya.

BACA JUGA:  Tax Gathering KPP Pratama Palu, Upaya Mengajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Pajak

Sementara itu, Rusdy Mastura mengapresiasi peran besar Bank Sulteng dalam masa pemulihan pascabencana. Sejak awal pemerintahannya pada Juni 2021, Bank Sulteng telah memberikan dukungan signifikan, termasuk dalam pembebasan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap), meski pemerintah kala itu menghadapi keterbatasan anggaran.

BACA JUGA: Pemprov Sulteng dan KPI Bahas Rekrutmen Komisioner Baru

Sebagai langkah strategis, Gubernur menarik dana penyertaan modal dari Bank Sulteng sebesar 65 miliar Rupiah untuk percepatan pemulihan pascabencana dan mendukung operasional TNI-Polri di Poso.

Kolaborasi dengan PT Mega Corpora, perusahaan milik Chairul Tanjung, turut memperkuat struktur permodalan Bank Sulteng hingga mencapai modal inti minimum sebesar 3 triliun Rupiah pada tahun 2024.

“Saya bersama Pak Longki (mantan Gubernur) meyakinkan Pak Chairul Tanjung untuk membantu, dan akhirnya beliau setuju,” katanya.

Dengan laba yang terus meningkat, ia mengaku optimistis Bank Sulteng akan menjadi salah satu pilar utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA JUGA:  Disdukcapil Sulteng Sosialisasikan Penerbitan KTP-el dan KIA di Parimo

Ia mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk mempererat kerja sama dengan Bank Sulteng, terutama dalam menggali potensi PAD dan mendukung Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui APBD untuk mendorong kewirausahaan.

“Ayo kita bekerja lebih keras lagi agar ke depan Bank Sulteng semakin besar dan memberikan manfaat lebih besar untuk daerah kita,” ungkapnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *