Example 970x250

Malaysia Makin Cemburu: Medianya Nyinyir, Pengamat Sepak Bolanya Puji Erick Thohir

Malaysia Makin Cemburu: Medianya Nyinyir, Pengamat Sepak Bolanya Puji Erick Thohir
Pesepak bola Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Arab Saudi pada pertandingan babak pertama laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Jum'at, 6 September 2024, dini hari. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. (Foto: SC Youtube)

JURNAL LENTERA, JAKARTA – Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, sepak bola Indonesia secara bertahap menjadi lebih baik. Khususnya prestasi Timnas Indonesia di berbagai tingkatan usia.

Untuk Timnas Indonesia senior, menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara (ASEAN) yang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bahkan di laga pertama grup C pada 6 September lalu, tim asuhan Shin Tae-yong mampu menahan imbang tuan rumah Arab Saudi dengan skor 1-1.

Penampilan ciamik timnas tak lepas dari kehadiran para pemain keturunan berdarah Indonesia. Terbaru, kiper Maarten Paes yang menjadi pahlawan dengan mampu melakukan sejumlah penyelamatan gemilang termasuk tendangan penalti Arab Saudi.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Solid Bertahan, Ujian Australia yang “Mabuk Berat”

Rupanya kemajuan Timnas Indonesia ini membuat panas negeri jiran Malaysia. ‘Tetangga Berisik’ ini selalu nyinyir dengan prestasi Timnas Indonesia.

Media Malaysia Onefootbal.my, melalui cuitannya di media sosial X menyebut Vietnam sebenarnya yang lebih pantas tampil di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, bahkan menyebut Vietnam sebagai Raja ASEAN.

BACA JUGA: Mees Hilgers Tempuh 200 Km demi Mimpi, Pernah Ditelepon Arne Slot

“Sebenarnya King ASEAN adalah Vietnam. Layak ke round 3, Full local + pemain muda. Layak ke Final U-23 Asia full local. Thailand juga pernah seperti ini tapi Vietnam next level. Dan mereka ranking bawah 100 dengan full local. Gilaaa,” tulisnya.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng Raih Penghargaan BKN atas Penerapan Sistem Merit

Dikomentari oleh @rifkypras, “Vietnam dan Thailand sudah ke round 3. King indo sekarang masih berjuang di round 3.

“Dik Malay (Malaysia) sekarang sibuk pertandingan Piala Sukan. Kami ngerti kesedihan dik Malay, semoga segera bangkit ya dik.”

Akun Tian Pratama ikut mengomentari, “Sibuk banget ni akun ngurusin negara orang, mending lanjut halu lagi tentang pemain warisan kalian itu (pemain naturalisasi).”

Adapun akkun @tanalboyy menambahkan, “Malaysia kapan bisa masuk round 3 kualifikasi pildun (Piala Dunia)? Kok malah cakap (bicara) negara lain, soalnya kami di sini lagi bahagia.”

Jika warganet dan media Malaysia kerap berbalas serang dengan netizen Indonesia di X soal prestasi sepak bola masing-masing, pengamat sepak bola di Negeri Jiran itu dikenal lebih objektif. Salah satu pandit yang kerap memuji prestasi timnas Indonesia adalah Faiz Gurun yang biasa mengisi acara bincang-bincang sepak bola bersama Keesh Sundareshan di Astro Arena.

Keduanya sudah kerap memantau perkembangan timnas Indonesia sejak diasuh oleh Shin Tae-yong (STY) dan berhasil melaju hingga babak final pada Piala AFF 2020 lalu. Meski saat itu kalah oleh Thailand di final, mereka sepakat skuad Garuda mengalami perkembangan signifikan di bawah asuhan STY.

Setelah penampilan impresif di beberapa turnamen resmi seperti di Piala Asia 2024 dan Piala Asia U-23 2024, Faiz bahkan menyebut timnas Indonesia sebagai ancaman di kawasan ASEAN. Menurut Faiz, timnas Indonesia saat ini yang berisi pemain lokal dan keturunan tampil impresif tidak hanya di ASEAN tapi juga ASIA lantaran kepemimpinan Erick Thohir di PSSI.

BACA JUGA:  Vietnam-Malaysia Tak Masuk Daftar 16 Tim yang Lolos ke Piala Asia U-20 2025

“Sebagai seorang pendukung Harimau Mayala, ancaman terhadap Harimay Malaya memanng skuad mereka sekarang ini (ada) Marcelino Ferdinand, memang Asnawi, memang STY, memang timnas dia yang, pemain 60 atau 70 pemain talent pool mereka sekarang memang bahaya. Tapi yang lebih bahaya adalah Erick Thohir,” kata Faiz dalam potongan video bincang sepak bola di Astro Arena yang beredar viral di X.

“Jka tidak ada seorang pun di Malaysia yang dapat mengimbanginya, kebijajaksanaan sepak bola dan kuasa dalam pengambilan keputusan di sana (Indonesia). Mereka dalam jalur untuk meninggalkan kita jauh kalau kita tidak berhati-hati, kan?”

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *