Example 970x250

Tiga Infrastruktur Baru Diresmikan Gubernur Sulteng di Kawasan Konservasi Danau Lindu

Tiga Infrastruktur Baru Diresmikan Gubernur Sulteng di Kawasan Konservasi Danau Lindu
Rombongan Gubernur Sulteng disambut tarian khas di lokasi Festival Danau Lindu, Jum'at, 18 Juli 2025. (Foto: Dok BIRO ADPIM)

JURNAL LENTERA, SIGI – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., meresmikan sejumlah infrastruktur penting dan membuka Festival Danau Lindu dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Jum’at, 18 Juli 2025.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas, layanan dasar, serta pelestarian budaya di kawasan konservasi Danau Lindu.

Tiga agenda utama menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut, yakni peresmian jaringan listrik di Desa Olu, peresmian dermaga penyeberangan di Desa Anca, dan pembukaan Festival Danau Lindu di Desa Tomado. Ketiga agenda ini diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan menghidupkan potensi ekowisata lokal.

BACA JUGA: RPJMD 2025-2029 Sulteng Selaras dengan RPJMN, 24 Program Prioritas Siap Dijalankan

Menurut Anwar Hafid, pemerintah hadir tidak hanya membangun infrastruktur. Tetapi, juga menjaga dan merawat warisan budaya masyarakat Lindu.

BACA JUGA:  Pemuda FKMK Bagi Makanan Sahur untuk Warga di Parigi

BACA JUGA: Gubernur Sulteng Desak Percepatan RDTR: Aturan Tak Boleh Kalah oleh Modal

Dalam perjalanan menuju Lindu, Gubernur dan rombongan sempat singgah di Desa Sadaunta untuk menyapa warga dan menikmati teh hangat di warung lokal. Di Desa Puroo, kedatangan rombongan disambut hangat oleh pelajar dan warga dengan slogan khas daerah, “Lindu Bikin Rindu”.

Gubernur disambut secara adat melalui prosesi Menpantodui, sebuah tradisi penyambutan tamu kehormatan. Ia juga dikenakan pakaian adat Siga oleh Majelis Adat Lindu, sebagai simbol penghormatan dan penerimaan.

Setelah mengikuti prosesi adat dan menyaksikan Tarian Raego, tarian tradisional simbol rasa syukur masyarakat Lindu, Gubernur mengunjungi pasar lokal di sekitar Danau Lindu dan melanjutkan perjalanan ke sebuah pulau di tengah danau untuk berziarah ke makam Maratenga, situs budaya yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya provinsi.

BACA JUGA:  Pergatsi Sulteng Dilantik, KONI Siap Memberikan Dukungan

Kunjungan ini dinilai menjadi momentum penting dalam mempercepat pembangunan kawasan terpencil serta mempromosikan potensi budaya dan alam Danau Lindu sebagai poros pengembangan ekowisata di Sulteng.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *