Example 970x250

Pengurus PGRI Parigi Moutong Periode 2025-2030 Dikukuhkan

Pengurus PGRI Parigi Moutong Periode 2025-2030 Dikukuhkan
Pengukuhan pengurus PGRI Parigi Moutong yang dilaksanakan di aula permandian Namiki, Rabu, 13 Agustus 2025. (Foto: ROY LASAKKA/JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, periode 2025-2030 resmi dikukuhkan di aula permandian Namiki, Rabu, 13 Agustus 2025.

Selain pelantikan pengurus PGRI, kegiatan ini dirangkaikan pula dengan penganugerahan Hj. Hestiwati Nanga Erwin, sebagi ibunda guru Parigi Moutong.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama Wakil Bupati (Wabup) H. Abdul Sahid.

BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Kirim 22 Calon Mahasiswa ke Poltekesos Bandung

Ketua PGRI Sulawesi Tengah, Syam Zaini, menegaskan membantu PGRI pada dasarnya adalah membantu pendidikan, khususnya di daerah. Sehingga, ia mengajak jajaran pengurus baru PGRI Parigi Moutong untuk segera melakukan reorganisasi dan reorientasi demi memperkuat peran organisasi.

BACA JUGA: Wujudkan Pendidikan Setara, Pemda Parigi Moutong Gratiskan Seragam hingga Larang Pungutan Sekolah

“PGRI adalah wadah besar yang saat ini menaungi lebih dari 46 ribu anggota. Peran kita sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Begini Penjelasan Disdikbud Parimo soal Implementasi Merdeka Belajar

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru PGRI dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kesejahteraan guru. Termasuk yang bertugas di wilayah terpencil.

Ia mengungkapkan, program Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong mencakup penyediaan rumah dinas, fasilitas transportasi, dan bantuan lainnya bagi guru di daerah yang sulit dijangkau.

“Kesehatan dan kesejahteraan guru menjadi perhatian utama. Kami juga fokus menekan angka putus sekolah dan meningkatkan rata-rata lama sekolah yang saat ini berada di kisaran delapan tahun,” katanya.

Ia mengaku dirinya memiliki ikatan pribadi yang kuat dengan dunia pendidikan. Mengingat, hampir seluruh anggota keluarganya berprofesi sebagai guru.

“Sejak kecil saya tumbuh di lingkungan guru. Itu sebabnya perhatian kami terhadap kualitas dan kesejahteraan guru menjadi prioritas,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Disdikbud Parigi Moutong Terbitkan Edaran Larangan Wisuda dan Study Tour

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada salah satu tokoh perempuan yang baru saja meraih penghargaan nasional di bidang pendidikan.

Ia berharap, prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh guru, khususnya perempuan, untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan.

“Kegiatan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemda Parigi Moutong dan organisasi guru dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju, berkualitas, dan berdaya saing,” tandasnya.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *