JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong H. Abdul Sahid, menegaskan akan memantau langsung kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan.
Tujuannya untuk memastikan disiplin kerja tetap terjaga dan pelayanan publik berjalan optimal di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong.
Menurut Abdul Sahid, ibadah puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kinerja maupun mengabaikan kewajiban sebagai aparatur pemerintah. ASN diminta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana hari kerja biasa.
“ASN harus tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti hari biasa. Tidak ada alasan karena bulan suci Ramadan lalu tidak berkantor. Itu tidak boleh,” ujar Abdul Sahid saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, penekanan mengenai profesionalisme dan kedisiplinan telah berulang kali disampaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan, Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan etos kerja aparatur.
Ia lantas mengaku akan melakukan pengecekan langsung di masing-masing OPD. Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya kantor yang belum diisi pegawai pada jam kerja pagi.
“Saya tetap akan mengecek di masing-masing OPD dan selalu mengimbau untuk tetap berkantor sesuai ketentuan. Saya selaku pimpinan datang seperti biasa karena itu tanggung jawab. Tapi ternyata, di jam 8 dan 9 pagi belum ada satu orang pegawai di kantor,” katanya.
Menurutnya, kehadiran tepat waktu merupakan indikator dasar kedisiplinan ASN. Jika hal tersebut diabaikan, maka akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh ASN mematuhi aturan jam kerja selama Ramadan.
“Kami berharap komitmen bersama dapat dibangun agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal meski dalam suasana ibadah puasa,” tandasnya.
Laporan : Miswar











