Example 970x250

Dua Emak-emak di Banggai Jadi Korban Tabrak Lari

Dua Emak-emak di Banggai Jadi Korban Tabrak Lari
Personel polisi saat melakukan olah TKP di Jalan Trans Sulawesi, Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai. (Foto: Humas Polresta Banggai)

JURNAL LENTERA, BANGGAI – Dua perempuan paruh baya mengalami luka-luka setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Trans Sulawesi, Desa Dimpalon, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Ahad, 12 Juli 2026, sekitar pukul 09.20 WITA.

Hingga kini, pengendara sepeda motor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut masih dalam pengejaran pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, mengatakan kedua korban masing-masing bernama Nurhayati Ampaka (53 tahun), warga Kecamatan Kintom, dan Ariyati Lapatanca (47 tahun), warga Kecamatan Nambo.

Saat kejadian, Nurhayati mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi DM 3293 RT dengan membonceng Ariyati. Keduanya melaju dari arah Desa Koyoan menuju Kecamatan Kintom.

Setibanya di lokasi kejadian, Nurhayati menyalakan lampu sein kanan sebagai tanda hendak berbelok untuk singgah ke rumah keluarganya. Namun, pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor lain yang melaju dari arah yang sama diduga menyenggol kendaraan korban.

BACA JUGA:  Polda Sulteng Optimalkan Edukasi dan ETLE dalam Operasi Keselamatan 2026

“Sepeda motor korban lalu oleng dan terjatuh,” ujar Zulfikar melalui keterangan tertulisnya, Senin, 13 Juli 2026.

Akibat senggolan tersebut, kedua korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka lecet pada bagian tangan dan paha. Keduanya juga mengeluhkan rasa sakit pada bagian punggung akibat benturan saat terjatuh.

“Warga yang berada di sekitar lokasi juga memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi korban,” katanya.

Sedangkan, pengendara sepeda motor yang diduga terlibat dalam kecelakaan justru melarikan diri tanpa memberikan bantuan kepada korban. Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui.

“Selain mengakibatkan dua korban mengalami luka-luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku tabrak lari.

BACA JUGA:  Jelang Mudik Lebaran, Polisi Perketat Pengawasan SPBU di Banggai

“Kami masih terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *