JURNAL LENTERA – Setelah pencanangan Kampung Literasi Pelawa di Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Taman Baca Masyarakat atau TBM Sou Mpelava selaku penyelenggara diwajibkan memiliki perencanaan kegiatan untuk lima tahun kedepan.
“Alhamdulillah, kami sudah memiliki perencanaan kegiatan untuk lima tahun kedepan sebagai penyelenggara Kampung Literasi Pelawa,” ujar Ketua TBM Sou Mpelava, Syilva Muslimah, saat mendampingi Wakil Bupati (Wabup) Parimo, H. Badrun Nggai, SE, kepada sejumlah wartawan usai kegiatan pencanangan Kampung Literasi Pelawa yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Parigi Tengah, Jum’at, 29 Oktober 2021.
Dia menjelaskan, perencanaan kegiatan untuk lima tahun kedepan sebagai penyelenggara Kampung Literasi Pelawa, ada beberapa diantaranya yang menjadi prioritas.
Sehingga, pelaksanaannya akan dilaksanakan lebih dulu.
Diantaranya, menggalakkan kegiatan literasi kebudayaan dan kewargaan.
Selain itu, TBM Sou Mpelava yang dipimpinnya dengan jumlah relawan literasi sebanyak 30 orang akan membuat tulisan tentang legenda Uesama.
Legenda Uesama, kata dia, merupakan cerita rakyat Suku Kaili yang disebut oleh warga lokal merupakan Air-air, yang digunakan untuk prosesi adat para raja di Desa Binangga, Kecamatan Parigi Tengah.
Menurutnya, cerita rakyat Uesama perlu diangkat menjadi sebuah tulisan untuk disampaikan kepada generasi penerus yang diera moderenisasi saat ini mulai lupa, bahkan meninggalkan kebudayaan.
“Kami berharap kegiatan TBM Sou Mpelava memberikan dampak positif bagi para pemuda di Kabupaten Parimo, khususnya di Desa Pelawa,” pungkasnya.
Laporan : Roy Lasakka










