JURNAL LENTERA – Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar kejuaraan terbuka panjat tebing buatan, khusus kategori speed world record.
Kegiatan tersebut diselenggarakan mulai dari tanggal 6 -7 Desember 2021, bertempat di venue wall climbing alun-alun kantor bupati parimo.
“Tujuan kegiatan ini diharapkan dapat merangsang para pemuda Parimo untuk dibina menjadi atlet panjat tebing buatan. Salah satu targetnya bisa berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) di tahun 2022 mendatang. Hal ini sesuai dengan imbauan ketua FPTI dan ketua KONI Kabupaten Parimo,” ujar Sekretaris Panitia, Wawa Toampo kepada Jurnal Lentera, Senin 29 Nobember 2021.
Atlet FONI Sulteng Berhasil Naik Podium di WJOC Cibodas
Wawa mengatakan, kejuaraan terbuka panjat tebing ini hanya dikhususkan untuk kategori speed world record. Mengingat, jumlah atlet di Cabang Olahraga (Cabor) panjat tebing di kategori tersebut masih sangat minim.
Lanjut Wawa, kegiatan tersebut memperebutkan total bonus senilai Rp. 4.000.000 di nomor putra/putri, dengan biaya pendaftaran perorangan Rp. 75 ribu.
“Pengurus kabupaten FPTI Parimo berharap, dengan diadakannya kegiatan ini, bisa memberikan ruang bagi para pemuda dalam mengembangkan bakat serta potensinya, sekaligus ikut berpartisipasi. Nantinya bisa di bina untuk menjadi atlet berprestasi di cabor panjat tebing,” pungkasnya.
Juara 1 Atletik 5K Kategori Pelajar, Putra Putri Diraih Atlit Kabupaten Sigi
Laporan : Abd Farid











Respon (2)