JURNAL LENTERA, BANGGAI – Gubernur H. Rusdy Mastura, menyampaikan keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai di aula utama kantor bupati setempat, Jumat, 12 Juli 2024.
Ia mengatakan, setelah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Juni 2021, Pemprov Sulteng dibawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur (Wagub) Ma’mun Amir, terus menunjukkan kinerja positif. Bahkan telah diakui pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga terkait.
BACA JUGA: Pemprov Sulteng Salurkan Bantuan Perkebunan dan Peternakan Senilai Ratusan Juta
Keberhasilan itu, kata dia, dalam hal penurunan angka kemiskinan ekstrim dari 3.02 persen di 2022, menjadi 1,44 persen di 2023.
Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulteng mengalami peningkatan sepanjang tiga tahun terakhir. Mulai dari 70,54 poin di 2021, menjadi 71,66 poin di 2023.
Selanjutnya pertumbuhan ekonomi tahunan Sulteng yang pada 2023, tertinggi kedua atau mencapai 11,91 persen, jauh diatas angka nasional sebesar 5,05 persen mengalami penurunan.
BACA JUGA: Pemprov Sulteng Bakal Kerja Sama dengan 2 Perusahaan di Bidang Kesehatan
“Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari, dari 3,49 persen di 2023, menjadi 3,15 persen di 2024,” ujar Rudy Mastura.
Lalin halnya dengan persentase penduduk miskin yang mengalami penurunan dari 12,41 persen di Maret 2023, menjadi 11,77 persen di Maret 2024. Sehingga penurunannya sebesar 0,64 persen poin.
Sedangkan secara jumlah penduduk miskin berkurang sebesar 15,9 ribu orang. Pencapaian penurunan ini tertinggi di regional sulawesi, berada di posisi yang sama dengan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Bahkan penurunan tertinggi ke lima di Indonesia.
Sementara di sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov Sulteng mengalami lompatan yang signifikan dari Rp 900 miliar menjadi Rp 2,184 triliun per Juni 2024.
Realisasi investasi juga mengalami peningkatan, yakni sebesar Rp111,98 triliun di 2023. Justru melebihi target yang diberikan sebesar Rp111,68 triliun.
Namun, menurutnya, lompatan tersebut bisa diraih berkat kerja sama serta dukungan semua stakeholder, termasuk Pemda Kabupaten Banggai.
“Pemda Kabupaten Banggai harus terus berkolaborasi serta membangun sinergi,” tandasnya.
Laporan : Mifta’in










