JURNAL LENTERA, PALU – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan hidup berupa penanaman 1.000 pohon dan penebaran 15.000 bibit ikan air tawar di dua lokasi strategis di Kota Palu, Sabtu, 28 Juni 2025.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian perayaan Bhayangkara Otomotif 2025, yang sebelumnya dimeriahkan dengan pelepasan ribuan peserta dan penyaluran bantuan sosial di Mapolda Sulteng.
Usai kegiatan tersebut, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Fera Agus Nugroho, dan jajaran pejabat utama bertolak ke Universitas Tadulako (Untad) serta Danau Sibili, Kecamatan Tawaeli.
BACA JUGA: Penanaman Mangrove di Teluk Palu Diperingatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Sedikitnya 1.000 bibit pohon ditanam serentak di Desa Uwemanje dan Desa Porame, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Di saat yang sama, sebanyak 15.000 bibit ikan air tawar juga ditebar di dua lokasi, yaitu Embung Rano Tadulako di area Universitas Tadulako dan Danau Sibili.
BACA JUGA: Diskusi Refleksi Pegiat Lingkungan FKPAPT-PM Bahas Ekosistem Mangrove dan Upaya Merawat Teluk Tomini
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat. Penanaman pohon dan penebaran ikan mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak jangka panjang yang sangat berarti,” ujar Agus Nugroho.
Aksi peduli lingkungan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang ikut menyaksikan langsung prosesi penebaran bibit ikan. Kapolda dan rombongan juga menyempatkan diri menyapa warga dan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar Danau Sibili.
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, seluruh rangkaian kegiatan Bhayangkara Otomotif 2025, tidak hanya berfokus pada hiburan. Tetapi, juga menyuarakan pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan dan penegakan hukum. Tetapi, juga dalam kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Laporan : Mifta’in












Respon (3)