banner 1280x180

KPU Parimo Bekali Kader DP3 dengan Pendidikan Demokrasi

  • Bagikan
Kader DP3 Desa Lemusa saat mengikuti kegiatan pembekalan pendidikan demokrasi, Kamis, 16 Desember 2021. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, membekali Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Lemusa, Kecamatan Parigi Selatan, dengan pendidikan demokrasi.

“Dalam kegiatan non tahapan Pemilu 2024, kami melaksanakan dua kegiatan. Salah satunya DP3 yang kami laksanakan di Desa Lemusa ini,” ujar Ketua KPU Parimo, Sulfiana Dg Patanga, saat dihubungi via telepon, Kamis, 16 Desember 2021.

Dia mengatakan, dalam pembekalan itu para kader diberikan pemahaman tentang demokrasi, kepemiluan, dan politik uang.

Tujuannya, untuk disosialisasikan kembali kepada masyarakat.

Sedangkan para kader ini, kata dia, dipilih dari perwakilan pemilih perempuan, pemilih pemula, tokoh masyarakat, adat, dan agama.

“Perwakilan ini dapat mensosialisasikan, karena mereka berada ditengah-tengah masyarakat, sebagai anggota karang taruna, kader pos pelayanan keluarga,” katanya.

BACA JUGA: Hari Sumpah Pemuda ke 93, Kesbangpol Parimo Gelar Dialog Kebangsaan

BACA JUGA: Pemda Parimo Diberikan Sosialisasi Penghargaan Kalpataru

Menurutnya, pembentukan kader DP3 di Desa Lemusa ini, karena masuk dalam kategori wilayah dengan tingkat partisipasi tertinggi.

Namun, berada di daerah rawan bencana.

Sementara kategori lainnya, wilayah dengan tingkat partisipasi rendah, pelanggaran pemilu.

Dia menyebutkan, pembentukan kader dan penetapan desa sesuai dengan dua kategori  belum dilakukan pihaknya.

“Kemungkinan nanti akan dilakukan di kecamatan lain, selama kegiatan non tahapan ini. Kita akan lihat, dimana lagi, saat ini baru satu desa,” ucap Sulfiana.

Bupati Parimo dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan Umum Setda, Samin Latandu, mengatakan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang kepemiluan perlu dilakukan.

Tujuannya, untuk menghindari golput pada pelaksanaan pesta demokrasi, maupun pemilihan kepala daerah.

Dia berharap, masyarakat dapat berpartisipasi untuk mensukseskan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 2024.

“Khusus Desa Lemusa ini, lebih memahami dan wajib memberikan hak pilihannya, tanpa terpengaruhi oleh politik uang, isu sara, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

BACA JUGA: Wabup Badrun Sebut Pemeriksaan HIV di Parimo Jangkau 6.193 Jiwa

Laporan : Multazam

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: KONTEN DILINDUNGI!!