JURNAL LENTERA – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Galara, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menggelar lomba panjat dinding buatan III tingkat nasional.
Kegiatan tersebut bertempat di arena dinding panjat buatan Mapala galara FEB untad mulai dari tanggal 22 hingga 25 November 2021.
Ketua Panitia, Mapala Galara FEB Untad, Asmarini mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 105 orang atlet panjat dari berbagai daerah. Kegiatan panjat berskala nasional tersebut memperebutkan medali untuk juara 1-3, dan total bonus senilai 20 juta rupiah.
“Ada dua kategori yang dilombakan, di antaranya Lead Putra/Putri dan Speed Klasik Putra Putri,” kata Asmarini kepada Jurnal Lentera, Senin 22 November 2021.
Sesuai dengan temanya, Asmarini menjelaskan lomba tingkat nasional tersebut dapat memberikan pemahaman kepada publik, bahwa keterbatasan bukan menjadi alasan untuk kita tidak melakukan apapun. Akan tetapi dengan keterbatasan, justru bisa memicu adrenaline, untuk kita bisa mendaki, bahkan melompat lebih tinggi, dalam meraih kemenangan.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, dapat merangsang komunitas dan club panjat, untuk selalu meningkatkan panjat tebing di indonesia, khusunya di Provinsi Sulteng.
“Harapannya, melalui kegiatan ini, panjat tebing di Sulteng, bisa kembali eksis, sekaligus mempererat tali silaturahmi sesama peserta, pegiat alam bebas dan para tamu undangan,” jelasnya.
Pada acara pembukaan, Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP bersama jajarannya ikt hadir memberi semangat kepada peserta.
Laporan : Abd. Farid











