banner 1280x180

Pemeriksaan Kembali Berkas Perkara Bripka H Belum Lengkap

ILustrasi. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PARIMO – Berdasarkan hasil pemeriksaan kembali berkas perkara Bripka H, tersangka penembak Erfaldi saat aksi penolakan tambang di Desa Khatulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), pada 12 Februari 2022, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat dinyatakan belum lengkap.

Pemeriksaan kembali berkas perkara Bripka H tersebut merupakan yang kesekian kalinya dilakukan oleh Kejari Parimo.
Sebab, menurut Kepala Kejari Parimo, Muhamat Fahrorozi, ada beberapa petunjuk dalam berkas perkara Bripka H yang dianggap pihaknya belum dilengkapi oleh penyidik Kepolisian.

Meski demikian, pihaknya tidak mengembalikan berkas perkara Bripka H ke penyidik Kepolisian. Melainkan, hanya melayangkan surat yang bertujuan meminta kepada penyidik Kepolisian untuk melakukan koordinasi dan ekspose.

BACA JUGA: Jaksa Memeriksa Kembali Berkas Perkara Bripka H

Tujuannya, untuk menyamakan persepsi antara pihak Kejaksaan dan penyidik Kepolisian gabungan Polres Parimo dan Polda Sulteng.
Selain itu, jika ekspose dilaksanakan, pihak Kejaksaan dapat menyampaikan petunjuk-petunjuk apa saja yang akan dilengkapi.

“Kami ingin ada ekspose diantara penyidik Kepolisian dan Kejaksaan. Tapi sampai saat ini belum ada pemberitahuan kepada saya selaku pimpinan. Harapan saya, segera dilakukan koordinasi dan ekspose. Ya, mudah-mudahan dapat dilakukan di Kantor Kejaksaan,” ujar Fahrorozi di ruang kerjanya, Senin, 15 Agustus 2022.

BACA JUGA: Kejari Parimo Bentuk Tim Telusuri Dugaan Jaksa ‘Minta Uang’

Dengan demikian, antara Kejaksaan dan penyidik Kepolisian dapat menyamakan persepsi, agar perkara ini dapat segera dinaikan ke persidangan.

Menurutnya, pihak Kejaksaan tidak ingin gagal penuntutan dalam perkara Bripka H.
Selain itu, Fahrorozi mengaku kesulitan melakukan koordinasi dengan pihak penyidik Kepolisian.

“Harapan kami, koordinasi dan ekspose segera dilaksanakan,” tandasnya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

banner 120x600

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.