JURNAL LENTERA, PALU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) akan memperingati Hari Air Sedunia tepat pada 22 Maret.
Menurut Plt. Kepala Dinas Cikasda Sulteng Andi Ruly Djanggola, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan untuk turut serta dalam peringatan tahunan yang mengusung tema “Mempercepat Perubahan Dalam Mengatasi Krisis Air dan Sanitasi”, yang rencananya akan dilaksanakan secara internasional.
Ia berpendapat, manfaat air sangat besar bagi semua manusia.
Sehingga, semua pihak harus mengambil peran dengan membuat perubahan terhadap pengelolaan dan mengkonsumsi air.
“Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dengan peringatan Hari Air Sedunia ini, untuk mengkampanyekan dan membangun kepedulian seluruh pihak maupun stakeholder terhadap sumber daya air,” ujar Andi melalui keterangan tertulisnya, Senin, 13 Maret 2023.
Dia menjelaskan, khusus Provinsi Sulteng, perbandingan antara ketersediaan sumber daya air dan pemanfaatan untuk kebutuhan manusia, pertanian maupun industri masih seimbang.
Tetapi, potensi krisis air bisa saja terjadi akibat konflik kepentingan terhadap pemanfaatan sumber daya air.
BACA JUGA: Wagub Sulteng Serahkan Laporan Keuangan Unaudited ke BPK
“Mengingat, Provinsi Sulteng merupakan daerah dengan pertumbuhan industri yang tinggi hingga berdampak kepada meningkatnya kebutuhan terhadap air,” katanya.
Pada peringatan Hari Air Sedunia, kata dia, pihaknya akan melaksanakan beragam kegiatan yang diantaranya lomba bercerita atau Story Telling dan lomba mewarnai tingkat SD se-Kota Palu, yang dijadwalkan pada 16-17 Maret 2023.
BACA JUGA: 35 Bintara Polda Sulteng Lulus Terpilih SIP
Keterlibatan siswa-siswi pada kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk kampanye publik kepedulian sumber daya air kepada anak usia dini.
Sedangkan kegiatan peringatan Hari Air Sedunia tahun ini mendapat dukungan banyak pihak, mulai Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng maupun pihak swasta.
“Saya berharap, seluruh pihak mengambil peran dalam melakukan perubahan. Terutama merubah cara penggunaan dan pengelolaan sumber daya air,” pungkasnya.
Sumber : Humas Pemprov Sulteng












Respon (2)