Example 970x250
Ragam  

Persatuan Pensiunan Indonesia Sulteng Bakal Dikukuhkan

Persatuan Pensiunan Indonesia Sulteng Bakal Dikukuhkan
Sejumlah mantan pejabat saat berdiskusi dengan Wagub Ma'mun Amir di ruang kerjanya, Rabu, 6 September 2023. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

JURNAL LENTERA, PALU – Sejumlah mantan pejabat eksekutif, yakni Amjad Lawasa, Moh. Hidayat Lamakarate, Derry B. Djanggola, dan Aidil Noor menemui Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) Ma’mun Amir, di ruang kerjanya, Rabu, 6 September 2023.

Kedatangan sejumlah mantan pejabat ini terkait wacana pengukuhan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) yang dijadwalkan pada 21 September 2023.

Kepada Wagub Sulteng, Amjad Lawasa yang merupakan mantan Sekprov menyampaikan jadwal pengukuhan PPI. Selain itu, ia juga meminta kesediaan Gubernur maupun Wagub untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami memohon arahan, apakah ikut dengan jadwal pengurus pusat pada tanggal 21 September atau disesuaikan dengan agenda Gubernur,” ujar Amjad Lawasa.

Sementara itu, mantan Asisten Administrasi Umum Derry Djanggola mengatakan, pengukuhan pengurus PPI Sulteng sudah sejak lama diagendakan. Namun, sudah beberapa kali tertunda akibat padatnya kegiatan pimpinan daerah.

BACA JUGA:  Mendes PDTT Targetkan Realisasi Bank Desa Terbentuk di Setiap Desa

Selain itu, diakibatkan pensiunan pejabat yang kini memiliki kesibukan masing-masing. Sehingga sulit dikumpulkan pada waktu dan tempat yang sama.

BACA JUGA: Dubes Maroko Berkunjung ke Sulawesi Tengah

“Kami akui sulit mengumpulkan teman-teman yang sudah pensiun, karena masing-masing punya kesibukan sendiri,” katanya.

Menanggapi hal itu, Wagub Ma’mun Amir mengaku tidak keberatan dengan jadwal pengukuhan yang sudah diputuskan pengurus pusat.

BACA JUGA: 17 Parpol Menandatangani Deklarasi Pemilu Damai 2024

“Insya Allah apa yang direncanakan dapat dieksekusi pada tanggal itu,” katanya.

Ia meyakini, para calon pengurus PPI Sulteng adalah figur-figur profesional yang sudah berpengalaman di birokrasi. Sehingga kecil kemungkinan akan terjadi bias ataupun tidak maksimal bagi PPI Sulteng.

BACA JUGA:  Sosialisasi Money Politik, Bawaslu Morowali: Akan Menyasar Seluruh Kecamatan

“Selama tidak melanggar aturan, kan diperbolehkan,” tandasnya.

Laporan : Multazam/**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *