JURNAL LENTERA, PARIMO – Tim SAR gabungan Polairud Polres Parigi Moutong (Parimo) dan Polda Sulteng, Basarnas, TNI AL, dibantu masyarakat melakukan evakuasi terhadap seorang nelayan, Sukiman (60 tahun) warga Desa Olaya, Kecamatan Parigi yang dilaporkan hanyut bersama perahu bermesin katinting miliknya saat melaut akibat kehabisan bensin, Senin, 19 September 2022.
Berdasarkan informasi yang diterima Satuan Polairud Polres Parimo, korban pergi melaut pada Ahad, 18 September.
BACA JUGA: Nelayan di Tolitoli Hilang saat Melaut
Menurut Kasat Polairud Polres Parimo AKP Sunarto, berdasarkan laporan yang disampaikan pihak keluarga, saat hendak pulang dari lokasi tempatnya menangkap ikan, perahu bermesin katinting yang digunakannya kehabisan bensin.
Saat itu, menurut keluarga korban cuaca sedang buruk. Sehingga, korban hanyut bersama perahu miliknya.
BACA JUGA: Nelayan Parimo yang Hilang Ditemukan Selamat
“Laporan yang kami terima, perahu bersama korban berada di sebuah rumpon di sekitar perairan Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi. Makanya kami akan melakukan penjemputan terhadap korban,” ujar Sunarto, melalui telepon seluler.
Saat dievakuasi, korban dalam kondisi lemas akibat kehabisan makanan dan minuman.
“Bekal makanan dan minuman korban habis. Makanya saat dievakuasi, korban terlihat lemas,” tandasnya.
Laporan : Roy Lasakka Mardani











