Ragam  

Sistim Pengamanan Pemilu di 2024 Polres Parigi Moutong Old Out

Pedas ! Mantan Kapolres Parigi Moutong Sindir soal Ternak Liar
Mantan Kapolres Parigi Moutong AKBP Yudy Arto Wiyono menyindir persoalan ternak liar yang masih sering ditemukan di Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di eks lokasi Sail Tomini. Sindiran itu, Yudy Arto Wiyono sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara kenal pamit Kapolres Parigi Moutong yang baru dan lama di gedung Pesat Gatra dan dihadiri Wabup Badrun Nggai, Senin, 17 Julli 2023. (Foto: Dok JURNAL LENTERA)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 2024, Polres Parigi Moutong akan menggunakan sistim Old Out atau mengerahkan seluruh personel.

Menurut Kapolres Parigi Moutong AKBP Yudy Arto Wiyono, jumlah personelnya sebanyak 617 orang yang dipastikan akan dikerahkan pada perhelatan Pemilu dan Pilkada serentak di 2024.

Fokus penempatan personel Polres Parigi Moutong, kata dia, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan.

Hal itu mengacu pada perhelatan Pilkada yang dilaksanakan di beberapa tahun sebelumnya.

Disamping itu, jumlah TPS di Kabupaten Parigi Moutong pada Pemilu dan Pilkada serentak di 2024, diperkirakan akan mengalami perubahan dari jumlah sebelumnya.

BACA JUGA: Wabup Parimo Kukuhkan Bapak dan Ibu Asuh Anak Stunting

BACA JUGA:  Kelompok KUPS asal Alitupu Belajar Pascapanen Kopi di Dombu

“Namun, untuk pelaksanaan pengamanan yang akan dilaksanakan Polres Parigi Moutong mengacu pada Polda Sulteng. Apabila sudah dilakukan penempatan atau penebalan personel,” ujar Yudy didampingi Kasi Humas AKP Turangan, di Mapolres Parigi Moutong, Kamis, 16 Februari 2023.

BACA JUGA: Soal Aksi Berbagi, Kapolres Parimo : Bentuk Kepedulian Polri

Ditanya terkait ada atau tidaknya bantuan personel, Yudy mengaku akan melihat, apakah personel yang dimiliki Polres Parigi Moutong mencukupi dengan jumlah TPS.

Dalam kesempatan itu, ia memberikan imbauan, agar seluruh personel Polres Parigi Moutong dan jajarannya tidak terlibat politik praktis.

Apalagi sampai terlibat atau dijadikan sebagai sarana maupun alat politik.

Menurutnya, seorang anggota polisi harus mengetahui dan mengerti apa yang dimaksud dengan politik.

BACA JUGA:  Projects again and again

“Saya pun sudah memberikan imbauan kepada seluruh personel Polres Parigi Moutong dan jajaran untuk tidak terlibat dalam politik. Kalau pun ada yang ingin terlibat, silakan mengajukan untuk pensiun dini,” pungkasnya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *