Ragam  

Sosialisasi Perubahan Iklim yang Berkeadilan Gender di Parigi Moutong

Sosialisasi Perubahan Iklim yang Berkeadilan Gender di Parigi Moutong
Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Aswini Dimpel, saat membuka sosialisasi perubahan iklim yang berkeadilan gender di aula lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, 27 Februari 2025. (Foto: Dok Diskominfo Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Aswini Dimpel, membuka sosialisasi perubahan iklim yang berkeadilan gender, Kamis, 27 Februari 2025.

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula lantai dua Kantor Bupati Parigi Moutong merupakan kegiatan kerja sama dengan Yayasan Merah Putuh Sulawesi Tengah sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.

Aswini Dimpel menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Merah Putih atas kemitraan dan kepeduliannya dalam upaya membangun kesadaran masyarakat terkait perubahan iklim.

Menurutnya, perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan, baik lingkungan, sosial, maupun ekonomi.

BACA JUGA: Forum Perangkat Daerah Pemda Parigi Moutong Bahas Penyusunan RKPD 2026

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng Tinjau dan Serahkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Banjir di Morowali Utara

“Dampak perubahan iklim semakin nyata dengan meningkatnya frekuensi bencana alam, perubahan pola cuaca, serta berkurangnya sumber daya alam,” ujarnya.

Namun, dampak tersebut tidak dirasakan secara merata oleh seluruh kelompok masyarakat. Perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya sering kali mengalami dampak yang lebih besar akibat keterbatasan akses terhadap sumber daya, informasi, maupun pengambilan keputusan.

BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Dorong PEKNAS Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Sehingga, pentingnya memastikan seluruh elemen masyarakat memiliki akses yang adil dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Perempuan, sebagai bagian penting dalam komunitas, memiliki peran besar dalam membangun ketahanan terhadap perubahan iklim. Baik di tingkat keluarga maupun masyarakat.

Dalam kegiatan ini, para pemangku kepentingan yang terdiri dari Pemda, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, berkolaborasi maupun mengintegrasikan perspektif gender dalam kebijakan serta program aksi iklim di daerah.

BACA JUGA:  Libatkan Kepala Desa dan OPD, Bawaslu Parigi Moutong Sosialisasikan Perannya di Pilkada

“Melalui sosialisasi ini, kita berharap dapat merumuskan strategi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Saya juga mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan membangun ketahanan daerah terhadap perubahan iklim,” katanya.

Laporan : Miswar

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *