banner 1280x180

Tanggapan Sayutin Budianto soal Pembangunan Rujab Pimpinan DPRD Parimo

  • Bagikan
Kebakaran yang terjadi di Rujab Ketua dan Wakil Ketua DPRD beberapa waktu lalu. (Foto: Roy Lasakka)

JURNAL LENTERA – Pembangunan Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) belum dianggarkan dalam APBD 2022, akibat pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap kondisi keuangan daerah.

“Kalau melihat kondisi, kemampuan keuangan daerah saat ini belum siap. Makanya tahun ini belum dianggarkan lagi,” ujar Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, yang dihubungi via telepon pada Rabu, 15 Desember 2021.

Dia mengatakan, pasca terjadinya kebakaran beberapa waktu lalu, kondisi bangunan Rujab Ketua dan Wakilnya tidak bisa lagi direhabilitasi.

Namun, harus dilakukan pembangunan baru dengan alokasi anggaran yang tidak sedikit.

Hanya saja, berapa besaran pembiayaan untuk kegiatan tersebut belum diketahui pasti, karena proses perencanaan belum dilakukan.

BACA JUGA: Tanggapi Usulan WPR, Begini Pernyataan Ketua DPRD Parimo

“Sama seperti rumah jabatan ketua, itu rumah penghubung pertama, dan bahkan kantor penghubung dulu waktu masih Kabupaten Donggala,” katanya.

Dia mengatakan, hanya rehabilitasi ruang sidang DPRD Parimo yang dapat dianggarkan dalam APBD 2022, senilai Rp300 juta.

Alokasi anggaran itu, kata dia, tidak seperti perencanaan awal yang mencapai Rp6 miliar pasca gempa bumi 28 September 2018. Tetapi telah memenuhi seluruh pembiayaan rehabilitasi.

“Saya rasa alokasi anggaran itu, tidak mesti anggaran besar. Karena kalau sudah mencapai miliaran, sama saja bangun baru kantor DPRD,” kata dia.

BACA JUGA: DPRD Parimo Setujui KUA-PPAS APBD Tahun 2022

Sementara itu, untuk ruangan Fraksi DPRD, penganggarannya juga masih ditunda. Kemungkinan dilakukan setelah situasi keuangan daerah kembali stabil seperti sebelumnya.

Sehingga, mengantisipasi itu, anggota fraksi masih menggunakan beberapa ruangan yang tidak mengalami kerusakan berat saat bencana gempa bumi terjadi.

“Ruangan aspirasi yang kami gunakan sementara untuk ruangan sidang paripurna sudah tidak representatif. Apalagi kalau peserta rapat hadir banyak, kondisi dalam ruangan sangat padat,” tandasnya.

Laporan : Novita Ramadhan

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI!!