JURNAL LENTERA, JAKARTA – Kinerja pariwisata nasional sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia secara kumulatif pada Januari hingga November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, meningkat 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, dalam laporan bulanan Kemenpar, Rabu, 14 Januari 2026, menyampaikan peningkatan tersebut mencerminkan daya saing pariwisata Indonesia yang terus menguat di tengah dinamika global.
“Pasar utama kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih didominasi lima negara, yaitu Malaysia, Australia, Singapura, Tiongkok, dan Timor Leste. Kelima negara ini secara kumulatif menyumbang lebih dari 56 persen total kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2025,” ujarnya.
BACA JUGA: Kemenpar Luncurkan MaiA, Kecerdasan Buatan Perkuat Transformasi Pariwisata 5.0
Dominasi pasar regional menunjukkan kuatnya konektivitas kawasan, sekaligus menjadi pengingat pentingnya penguatan promosi yang lebih terarah, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan pasar ke kawasan nontradisional.
BACA JUGA: Hadapi Tarif Dagang AS, Menpar: Pariwisata Jadi Benteng Ekonomi Nasional
Dari sisi pintu masuk, kunjungan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di lima bandara utama, yakni Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan, dan Bandara Internasional Yogyakarta. Kelima bandara tersebut dinilai sebagai simpul strategis konektivitas pariwisata internasional Indonesia.
“Pintu masuk ini akan terus diperkuat, baik dari sisi layanan, pengalaman kedatangan, maupun integrasi dengan destinasi wisata,” katanya.
Secara kumulatif, selisih antara kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisatawan nasional juga menunjukkan tren positif. Pada Januari-November 2025, selisih tersebut meningkat menjadi 5,64 juta, dari sebelumnya 4,52 juta pada periode yang sama tahun 2024.











Respon (1)